Breaking News
Home / Sumsel / Palembang / Kurang Armada, Sampah Menggunung Banyak Tak Terangkut. Tahun Ini DLHK Palembang Anggarkan Rp19 M Buat Beli Truk Sampah Baru

Kurang Armada, Sampah Menggunung Banyak Tak Terangkut. Tahun Ini DLHK Palembang Anggarkan Rp19 M Buat Beli Truk Sampah Baru

PALEMBANG (KabarRakyat) -Pasca lebaran tumpukan sampah terlihat menggunung di tempat pembuangan sampah (TPS) Simpang Lebak Murni Kelurahan Sako Kecamatan Sako Palembang. Kondisi ini tentu membuat tidak nyaman warga sekitar . Seorang warga sekitar, Bambang ( 45 ), menceritakan kepada Kabar Rakyat,  bahwa adanya tumpukan sampah tersebut sudah berlangsung lama kurang lebih 3 tahun terakhir.

Tumpukan sampah hingga meluber dari bak sampah yang disediakan akibat dari banyaknya warga yang membuang sampah di TPS ini.” Barangkali imbas dari ditutupnya tempat pembuangan sampah di Kelurahan Lebong Gajah dan Pasar Perumnas, “keluh Bambang.

BACA JUGA =  Polres OKI Gelar Simulasi Pengamanan Pilkada

Banyaknya tumpukan sampah karena kurangnya armada truk sampah.  Salah seorang petugas pengangkut sampah. Chandra ( 30 ) , menjelaskan TPS Simpang Lebak Murni memang sudah over kapasitas. Selain  truk pengangkut sampah hanya 2 unit yang dikerahkan untuk mengangkut sampah dari TPS ini ke TPS Sukawinatan.

Saat dikonfmasi Kepala Dinas DLHK Kota Palembang , H Faizal AR membenarkan adanya kekurangan armada truk pengangkut sampah di dinas yang dipimpinnya. Diakui Faizal dari 107 unit truk armada pengangkut sampah yang ada hanya 70 an unit saja yang layak digunakan, sisanya tidak layak karena kondisi dan usia kendaraan. “Sudah berapa tahun ini memang belum pernah beli.
Inshaa Allah tahun ini baru mau beli 19 unit truk sampah, “kata Faizal.

BACA JUGA =  Perampok Pemudik Diperintahkan Tembak Di Tempat. Polresta Palembang Gelar Apel Pasukan Penanggulangan Curas Untuk Pemudik Lebaran

Kepala Dinas DLHK Kota Palembang , H Faizal AR. foto :kurnia agung/krw.

Adapun proses pengadaan armada truk pengangkut sampah terkendala regulasi baru tentang pengadaan, akibatnya banyak  dealer kendaraan enggan mengikuti proses pengadaan tersebut. ” Bukan hanya kita tapi seluruh Indonesia karena distributor mobil tidak mau jual kepada pemerintah karena berbelit-belitnya aturan. Nah sekarang sedang dijajaki dengan lktt, lpse dan minta pendampingan dengan aparat hukum,”beber Faizal.

BACA JUGA =  Perampok Tewas Ditembak Tim Tekab Polresta Palembang. Saat Akan Ditangkap Melawan dengan Menembaki Petugas

Namun tahun ini pihaknya
sudah menganggarkan Rp20M untuk beli fasilitas pengangkutan sampah yang baru. Faizal  menghimbau kepada seluruh masyarakat agar menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan serta mengajak camat dan lurah untuk bersama – sama menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan. (kurnia agung/krw)

Tentang sihaj

Baca Juga

Firdaus Berhasil Ungguli Teguh Santosa, Terpilih Sebagai Ketum SMSI

Firdaus saat memberikan kata sambutan usai terpilih sebagai Ketua Umum SMSI periode 2019-2024.foto:net. JAKARTA (Kabar …

Tinggalkan Balasan