Breaking News
Home / Hukum / Komisi ASN Perintahkan Periksa 2 Oknum ASN Berpolitik Praktis. Sekda Pemkot Palembang, Harobin Juga Kena Sentil

Komisi ASN Perintahkan Periksa 2 Oknum ASN Berpolitik Praktis. Sekda Pemkot Palembang, Harobin Juga Kena Sentil

Ketua Tim advokasi Sarimuda-Rozak, Advokat Febuar Rahman dalam suatu kesempatan sedang diwawancarai sejumlah media. foti:ist.

PALEMBANG (Kabar Rakyat)-Adanya dugaan keberpihakan oknum Apatur Sipil Negara (ASN, dulu PNS) dalam penyelenggaraan pemilihan Walikota Palembang tahun 2018 mendapat tanggapan positif dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Surat Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) nomor B-105/KASN/5/2018 tanggal 16 Mei 2018 yang ditujukan kepada Plt Walikota Palembang perihal permintaan pemeriksaan tindaklanjut dugaan pelanggaran netralitas ASN di lingkungan Pemerintah Kota Palembang. Berdasarkan hasil temuan Panwas Kota Palembang maka KASN meminta Pjs Walikota Palembang untuk memeriksa 4 orang ASN di lingkungan Pemkot Palembang yang diduga berpihak pada salah satu calon dalam pilkada serentak 2018.

BACA JUGA =  Reserse Polda Sumsel Bongkar Praktik Prostitusi Online di Palembang

Padahal di dalam ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 ditegaskan bahwa perbuatan ASN yang ikut berpolitik praktis itu telah melanggar kode etik dan disiplin ASN yang dapat dijatuhi sanksi administratif sesuai kriteria tingkat kesalahan berat dan sedang.

Maka jika benar ada oknum ASN berpolitik praktis maka sesuai PP No 53 Tahun 2010 maka harus dibentuk tim pemeriksa. Hasil pemeriksaan itu lalu diteruskan ke KASN. Pihak KASN lalu membuat rekomendasi kepada PPK yang akan mengeluarkan sanksi yang mengikat dan harus dipatuhi. Apabila PPK tidak melaksanakan rekomendasi KASN tadi maka Menteri PANRB dapat menjatuhkan sanksi kepada PPK tersebut.

Dalam surat nomor B-105/KASN/5/2018 tanggal 16 Mei 2018 itu KASN meminta Pjs Walikota Palembang untuk memberi peringatan kepada Drs H Harobin Mustopa MSi yang menjabat Sekretaris Daerah Pemkot Palembang dan kawan-kawan agar menjaga lisan sehingga tidak disalahartikan telah berpihak pada salah satu pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Palembang.

BACA JUGA =  Rayakan Idul Fitri Banyak Warga Ajak Keluarga Bermain di Taman Adipura

Selain itu, KASN juga meminta Pjs Walikota membentuk tim pemeriksa untuk memeriksa dugaan ketidaknetralan dua orang ASN yakni Erdaidar dan Hasanuddin Spd MSi. Surat yang ditandatangani Ketua KASN, Sofian Effendi itu juga meminta hasil pemeriksaan lengkap dengan BAP dan LHP. KSAN memberi waktu 14 hari untuk melakukan pemeriksaan terhadap dua orang oknum ASN tersebut.

Adanya surat dari KASN tersebut mendapat tanggapan dari Ketua Tim Advokasi Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Palembang nomor urut 2 (Sarimuda-Rozak), Advokat H Febuar Rahman SH. Menurutnya dengan adanya surat dari KASN itu maka Plt Walikota Palembang harus segera melaksanakan rekomendasi tersebut. ” Karena kalau tidak dilakukan segera jangan sampai masyarakat muncul ketidakpercayaan kepada pemerintah. Jangan sampai orang menilai jeruk makan jeruk. Hal ini merupakan pelaksanaan hukum disiplin dan dapat dijadikan pelajaran bagi ASN (PNS) lain agar tidak melakukan perbuatan yang sama,” kata Febuar.
Febuar berharap ASN (baca:PNS)  harus dapat menjadi panutan orang yang patuh pada aturan dan hukum bukan malah sebaliknya mengajari hal yang tidak baik kepada masyarakat untuk melanggar disiplin dan aturan yang ada,” pungkas Ketua DPD Partai Perindo Sumsel ini. (sihat/krw).

BACA JUGA =  Ratusan Warga Desa Jungkal OKI Mendesak Jaksa dan Polisi Usut Kades Mereka. Diduga Mark Up Proyek dan Korupsi

Tentang sihaj

Baca Juga

Firdaus Berhasil Ungguli Teguh Santosa, Terpilih Sebagai Ketum SMSI

Firdaus saat memberikan kata sambutan usai terpilih sebagai Ketua Umum SMSI periode 2019-2024.foto:net. JAKARTA (Kabar …

Tinggalkan Balasan