Breaking News
Home / Kriminal / Kasus Meninggalnya M. Yusuf, TPF Bertemu Penyidik

Kasus Meninggalnya M. Yusuf, TPF Bertemu Penyidik

Tim pencari fakta PWI saat bertemu dengan penyidik Polres Kota Baru, Senin (9/7). foto:ist.

KOTABARU (Kabar Rakyat) -Muhammad Yusuf, 43 tahun, wartawan yang meninggal di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kotabaru pada Minggu 10 Juni lalu, masih menyisahkan pertanyaan bagi kalangan pers.

Untuk mendapatkan informasi yang benar dan kepastian terkait kasus meninggalnya wartawan Muhamad Yusuf, Tim Pencarian Fakta (TPF) PWI bertemu Penyidik Polres Kota Baru, AKP. Suria Miftah Irawan, SH. S.I.K didampingi para tim penyidik, Senin (9/7). “Kehadiran kami rencananya bertemu Kapolres Kotabaru, untuk mendapatkan informasi yang akurat berkenaan dengan kasus kematian wartawan M.Yusuf. Akan tetapi diwakili Kasat Reskrim Suria Miftah Irawan. Kita hanya mendalami prosedur yang dilakukan telah sesuai dengan MoU antara Polri dan Dewan Pers atau tidak,” terang Wina Armada Sekretaris TPF yang juga sekretaris Dewan kehormatan PWI Pusat ini.

BACA JUGA =  Modus Pura- Pura Bertamu, Residivis Bobol Rumah. Gelang Berlian dan Laptop Diembat

Di tempat yang sama, Firdaus menjelaskan, untuk mengungkap fakta kasus M Yusuf yang dijebloskan ke penjara setelah menulis kisruh sengketa perebutan lahan di antara PT Multi Sarana Agro Mandiri (MSAM) dan warga Pulau Laut, perlu kehati-hatian dan akuraditas informasi agar tidak bias.

Usai dari pertemuan dengan penyidik di Polres Kotabaru, TPF bertemu dengan istri almarhum M. Yusuf, Arvaidah. “Dari pertemuan dengan istri almarhum M. Yusuf kita mendapat informasi dari mulai pemberitaan, proses pemanggilan hingga meninggalnya M Yusuf,” terang Firdaus.

BACA JUGA =  Tak Tahu Apa Masalahnya Tiba-Tiba Mahasiswa UMP Dikeroyok Hingga Kepalanya Berdarah. Polisi Buru Para Pelaku Pengeroyokan

Masih menurut Firdaus, untuk menindaklanjuti pencarian informasi yang akurat rencananya TPF akan menemui pihak PT SAM, PT Silo, Kejaksaan, Lapas dan pihak-pihak terkait. Sebagai informasi M. Yusuf disangkakan Pasal 45A UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik.(rel/krw)

Tentang sihaj

Baca Juga

Kadis Kominfo Lubuklinggau Hadiri Acara Gerakan Menuju 100 Smart City

Kadin Kominfo Kota Lubuklinggau, Erwin Armeidi saat menghadiri acara Presidential Lecture dan Gerakan Menuju 100 …

Tinggalkan Balasan