Kapolsek Kemuning Baku Tembak Dengan Pelaku Pembobol Rumah Kosong. Seorang Pelaku Tewas Tertembak

oleh -310 views

Pelaku pembobol rumah, Artino yang roboh tertembak dan akhirnya tewas. foto:net.

PALEMBANG (Kabar Rakyat)- Seorang pelaku bobol rumah kosong tewas ditembak Kapolsek Kemuning, AKP Robert Perdamaian Sihombing SH,  di Komplek Pesona Bandara Blok A4 RT 15 Kelurahan Talang Jambe Kecamatan Sukarami, Sabtu (16/6) sekitar pukul 10.30 WIB.

Sebelumnya dua pelaku bersenjata api (senpi) itu sempat baku tembak dengan kapolsek yang juga mantan Kanit Pidum Polresta ini. Aksi tembak menembak itu  sempat menjadi tontonan warga sekitar. Akhirnya seorang pelaku bernama Artino (38) yang merupakan warga Desa Simpang Nibung, Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun Jambi itu roboh setelah peluru sang kapolsek menembus perut, dada dan kakinya. Karena lukanya sangat parah maka perampok itu pun tewas. Tertembaknya pelaku ini juga sempat direkam warga dan beredar di media sosial.

BACA JUGA =  Suami Istri Tewas Akibat Tertimbun Longsoran Tambang Batubara

Menurut Robert, awal kejadian dia mendengar ada suara pintu terbuka dari rumah tetangganya, Rendi. Padahal tetangganya itu diketahui Robert sedang mudik. Maka insting dan naluri sebagai aparat penegak hukum Robert mengatakan ada yang tidak beres di rumah tetangganya. Maka dengan pelan-pelan Robert mengintai dan mendekati rumah tetangganya tadi. Ternyata benar, ada itu,  dua pria tidak dikenal berada dalam rumah tetangganya tersebut.

BACA JUGA =  Seorang Residivis Pencuri Battery Tower Provider Seluler Tewas Ditembak Polisi

Dilihatnya salah satu pelaku keluar dari pintu belakang rumah. Rupanya kedatangan Robert diketahui pelaku maka salah seorang diantara mereka melepaskan tembakan ke arah Robert. Namun naluri polisinya, Robert yang sudah siap siaga langsung membalas menembak. Terjadilah aksi tembak menembak, Minggu (17/6). Hingga akhirnya seorang pelaku roboh tertembak.

Taklama anggota dari Polsek Sukarami tiba di TKP. Dari tangan pelaku ini, petugas mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat milik pelaku, tiga gelang, satu buah kalung mas, dua antingan, dua cincin yang diduga milik korban Rendi, kunci leter L, milik pelaku dan dompet milik pelaku yang berisikan uang tunai kurang lebih satu juta, SIM A, tiga unit handphone merk Nokia, masker dan kopcah milik pelaku. Kasus tersebut ditangani Polsek Sukarami.(fadil/krw).

BACA JUGA =  Media Tidak Mau Menanggapi Hak Jawab Bisa Kena Pidana Denda Rp500 Juta. Ketua PWI Sumsel Sesalkan Pemberitaan Tak Berimbang