Breaking News
Home / Hukum / Kapolres OKU Timur Akan Tegas Bubarkan OT Malam Hari

Kapolres OKU Timur Akan Tegas Bubarkan OT Malam Hari

Kapolres OKU Timur, AKBP, Erlin Tangjaya, SH, Sik. Anggota Polres OKU Timur saat menyita peralatan keyboard yang melanggar jam yang ditentukan. foto:ist/net.

MARTAPURA (Kabar Rakyat) -Polres OKU Timur tegas membatasi jam pertunjukan orgen tunggal (OT) di wilayah hukumnya hanya sampai pukul 17.00 Wib. ” Kita membatasi hingga pukul 17.00 Wib saja jika ada yang nekat main hingga malam hari maka saya perintahkan anggota saya untuk menyita peralatan keyboard mereka,” tegas Kapolres OKU Timur, AKBP Erlin Tangjaya, SH, SIk.
Pihak Polres OKU Timur, masih kata Erlin, tetap menahan keyboard sampai kapan pun kecuali ada izin dari FKPD plus. Menurut kapolres pihaknya membatasi jam untuk pertunjukan organ tunggal di wilayah hukumnya karena dia menilai banyak mudharatnya di tempat orgen tunggal dibanding manfaat yang didapat. ” Seharusnya pemilik orgen tunggal sudah paham bahwa batas waktu sudah ditentukan dari Pemkab OKU Timur mengingat sebelumnya rekan kita dari TNI menjadi korban penikaman di lokasi OT,” tegas mantan Kasubdit Jatanras Polda Sumsel ini.
Namun walapun pihak Polres OKU Timur telah membatasi waktu pagelaran OT masih ada saja warga yang bandel. Akibatnya mereka harus merelakan keyboard mereka disita aparat kepolisian. Mungkin warga menganggap penyitaan itu hanya gertak sambal saja.
Seperti yang terjadi di Desa Kota Baru Selatan, karena melanggar batas waktu yang diizinkan, personel Polres OKU Timur dipimpin Kabag Ops, Kompol CS Panjaitan membubarkan orgen tunggal. Peristiwa terjadi Senin (24/06/2019) sekitar pukul 22.30 Wib, di Jalan Lintas Tengah Sumatera (Jalintengsum) Desa Kota Baru Selatan, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan.

BACA JUGA =  41 Calon Anggota Komisi Informasi Sumsel Ikuti Tes Tertulis

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH, SIK mengatakan pihaknya dari awal sudah menegaskan Izin keramaian Hiburan Orgen Tunggal yang diperbolehkan Hingga jam 17.00 Wib, berdasarkan Surat Edaran Bupati OKUT Nomor : 300 / 7 / III / 2019 Tanggal 31 Januari 2019. Dari Desa Kota Baru Selatan itu petugas menyita dua unit keyboard.

Kapolres OKU Timur mengimbau agar tidak terjadi penyitaan yang maka hendaknya masyarakat mematuhi aturan yang berlaku ini demi kebaikan bersama dan untuk ketertiban serta keyamanan masyarakat. (sihat/krw)

BACA JUGA =  Operasi Sapu Jagat Gerebek Sentra Pembuat Senpi Rakitan di Sungai Ceper OKI

 

Tentang sihaj

Baca Juga

Firdaus Berhasil Ungguli Teguh Santosa, Terpilih Sebagai Ketum SMSI

Firdaus saat memberikan kata sambutan usai terpilih sebagai Ketua Umum SMSI periode 2019-2024.foto:net. JAKARTA (Kabar …

Tinggalkan Balasan