Kades Karang Dapo Baru Terindikasi Rugikan Negara Hingga 150 Juta. ICW Empat Lawang Desak Inspektorat Bertindak

oleh -306 views

Ketua ICW Empat Lawang, Andiasco Herwindo.foto dan ilustrasi:ist.

EMPAT LAWANG (Kabar Rakyat) – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Indonesia Corruption Watch (ICW) Empat Lawang, desak pihak Inspektorat Empat Lawang agar segera melimpahkan laporan dugaan penyimpangan Dana Desa tahun 2016 -2017 yang dilakukan oknum Kepala Desa (Kades) Karang Baru, Kecamatan Sikap Dalam, berinisial TQ, kepada aparat penegak hukum.

Ketua LSM ICW Empat Lawang, Andiasco Herwindo mengatakan pihaknya sebagai pelapor sudah sangat lama menunggu hasil pemeriksaan pihak inspektorat, dan hasil investigasi lapangan yang dilakukan tim inspektorat bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU). “Saya kira tengat waktunya sudah cukup lama bergulir, terhitung sejak bulan Januari lalu sudah kami laporkan ke Inspektorat, kami berharap pihak inspektorat segera melimpahkan beberapa temuan ini ke penegak hukum agar yang bersangkutan dapat diproses sesuai dengan UU yang berlaku,”katanya kepada wartawan, Kamis (25/06/2020)

BACA JUGA =  Dor...Dor...Dor...Polisi Lubangi Kaki 3 Begundal Komplotan Curanmor Meresahkan

Windo menerangkan, dari hasil pemeriksaan inspektorat sudah ada temuan kesalahan administrasi yang menimbulkan kerugian negara, indikasi penyalahgunaan wewenang dan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh oknum kades tersebut. ” Kisaran kerugiannya mencapai Rp150 juta, dengan rincian Rp 120juta fisik dan bumdes kisaran Rp30juta, belum lagi dugaan pemalsuan tanda tangan yang dilakukan oknum tersebut, kita minta semua ini diusut hingga tuntas,” tegas Windo.

Terpisah Sekdes Karang Dapo Baru, Murdian, salah seorang yang diduga dipalsukan tandatangannya oleh oknum kades. Dia merasa keberatan dan sangat dirugikan atas kejadian ini. “Tentu saja saya keberatan, saya tidak pernah dilibatkan dalam pembangunan desa ini, tidak pernah tanda tangan, dan tidak pernah juga diminta tanda tangan, kok tiba-tiba di laporan pertanggungjawaban Dana Desa ada tanda tangan saya, kan aneh,”jelasnya

BACA JUGA =  SHINTA-SYURYADI HORMATI KEPUTUSAN KPU. PILKADA BUKAN SOAL MENANG ATAU KALAH NAMUN MENGEDUKASI MASYARAKAT BERDEMOKRASI

Menanggapi itu, Inspektur Inspektorat Empat Lawang, Agusni Effendi, melalui auditor muda, Darwindi, menerangkan pemeriksaan dugaan penyimpangan Dana Desa tahun 2016-2017 Desa Karang Dapo Baru, pihaknya bersama Dinas PU turun langsung ke lapangan mengecek fisik bangunan, dan memanggil pihak -pihak terkait untuk dimintai keterangan. ” Saat ini pemeriksaan sudah mencapai 80 persen, target minggu depan sudah selesai, hasil pemeriksaan ini sudah masuk di laporan, kemarin kita sudah turun kelapangan mengecek fisik bangunan, aset desa yang disertakan ke bumdes, uang dan barang, kita juga sudah memanggil pelaksana kegiatan, pihak pengelola bumdes, PLD, PD, sekretaris dan pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan,”bebernya.

BACA JUGA =  Calon Kades Kecamatan Tanjung Lubuk Laksanakan Deklarasi Damai

Dalam proses pemeriksaan ini, lanjut Darwindi, pihaknya juga selalu berkoordinasi dengan aparat penegak hukum. Temuan yang masuk ke ranah hukum nantinya akan dilimpahkan ke pihak penegak hukum, mereka yang akan memprosesnya. “Kami lebih ke indikasi kerugian negara, kita kejar pengembalian, dan Indikasi penyalahgunaan wewenang yang dilakukan terlapor,”tukasnya (md/krw)

,