Janji Bisa Masukan Orang Jadi PNS Tanpa Tes Ternyata Menipu. Baru Bebas Sudah Dicokok Polisi Lagi Dalam Kasus yang Sama

oleh -107 views

Tersangka Wulan Purnama Sari (41) saat diperiksa penyidik Polresta Palembang selalu menyembunyikan wajah saat hendak difoto. foto:ist/net.

PALEMBANG (Kabar Rakyat) – Kebahagiaan seorang narapidana setelah mendapat remisi saat peringatan HUT RI dan langsung bebas. Namun hal itu tidak berlaku dengan Wulan Purnama Sari (41) warga Jalan Inspektur Marzuki Komplek Wirajaya III No 94 RT 04 RW 05 Kelurahan Siring Agung Kecamatan Ilir Barat I Palembang. Kebahagiaannya saat menghirup udara bebas setelah mendekam dalam Lapas Wanita Palembang tidak berlangsung lama. Pasalnya wanita yang dipenjara karena menipu calon pegawai negeri sipil (CPNS) itu kembali dijemput oleh petugas reserse Polresta Palembang,  juga dalam kasus yang sama.

BACA JUGA =  Speedboat 'Awet Muda' Karam Dihantam Ombak Besar, 2 Penumpang Tewas 11 Hilang Terbawa Arus

Ternyata setelah Wulan divonis bersalah melakukan penipuan orang yang ingin menjadi PNS (sekarang ASN) masih ada beberapa korban lagi yang melaporkan dirinya ke Polresta Palembang.  Alhasil Wulan kembali dijemput untuk ditahan di Polresta Palembang saat dia baru saja keluar bebas dari Lapas Wanita Palembang,   Selasa (20/8/2019).

Menurut Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara SIk SH MH melalui Kanit Pidsus, Iptu Hary Dinar, SIK, SH kepada wartawan, penangkapan tersangka dilakukan terhadap Wulan sesaat setelah keluar dari Lapas Wanita. ” Ini kasus yang ketiga kalinya dan modusnya sama, penipuan CPNS. Sedikitnya ada lima laporan yang kita terima. Kerugian korbannya bervariasi, ada yang Rp 300 juta dan ada juga Rp 181,5 juta. Nah, perkara yang kita pegang disini kerugiannya Rp181,5 juta,” beber Kanit Pidsus, Iptu Hary Dinar, SIK, SH.

BACA JUGA =  Panitia Media Kompetisi Umumkan 6 Karya Jurnalistik Terbaik. Kabar Rakyat Juara Ketiga

 

Tersangka dalam menjerat korbannya selalu mengimingi dengan janji dapat memasukan korban menjadi pegawai negeri sipil (PNS) tanpa tes. Syaratnya, korban harus menyerahkan sejumlah uang untuk biaya administrasi. Setelah uang diberikan kepada tersangka lalu dia (Wulan)  menyerahkan SK palsu kepada korban. Sebenarnya  modus ini konyol dan terbilang modus lama.  Namun anehnya masih saja ada yang percaya.

Saat diperiksa penyidik Polresta Palembang tersangka Wulan merasa malu ketika berhadapan dengan banyak wartawan.  Dia selalu berusaha menutupi wajahnya dengan kain jilbab yang dikenakannya.  Dia mengaku dirinya mendapat kepercayaan dari seseorang untuk mengurus dan memasukan orang yang ingin menjadi CPNS asal orang bersangkutan ada uang.  “Saya hanya kena imbas saja, sedangkan orang lain yang terima hasil uang yang disetor ke saya,” kilah Wulan yang mengaku pada kasus terdahulu dia dihukum selama 1 tahun penjara.  Namun hukuman hanya dijalani selama 6 bulan karena dia mendapat remisi setengahnya. (iwan sariyanto/krw)

BACA JUGA =  4 Perampok Bersenpi Satroni Kantor Dinas Perkim Muara Enim. Pelaku Menyekap 2 Penjaga Malam dan Bawa Kabur 2 Unit Motor dan Hp