Jadi Polisi Gadungan Berpangkat Ipda, Asmuni Gelapkan Mobil dan Pacari Perawat Kesehatan

oleh -404 views

Tersangka Asmuni ‘polisi gadungan’ hanya tertunduk di hadapan Kapolresta Palembang. foto:fadil/krw.

PALEMBANG (Kabar Rakyat)-Menjadi polisi gadungan membuat Asmuni (37), warga Jalan Radial Rusun Blok 50 Lantai 2 Kelurahan 24 Ilir Kecamatan Bukit Kecil Palembang, membuatnya harus berurusan dengan pihak aparat reskrim Polresta Palembang. Asmuni menjadi polisi abal-abal dengan pangkat Ipda itu telah melakukan penggelapan mobil Ford Ranger Double Cabin nopol BG 4999 ER milik Showroom Mobil Audi Mobilindo yang terletak di Jalan Alamsyah Ratu Prawira Musi ll Palembang.

Awal mula tertangkapnya Asmuni atas laporan korban M Mutaqim (35) Warga Jalan Mujahidin Kelurahan Talang Semut Kecamatan Bukit Kecil Palembang ke Polresta Palembang.

BACA JUGA =  Pembuat Senpira di Desa Lebung Sukaraja OKI Diringkus Polisi

Menindaklanjuti laporan tersebut, unit Pidum, pimpinan Kanit Pidum,
Iptu Tohirin pun langsung melakukan pengembangan. Nah setelah keberadaan berhasil di ketahui petugas, maka tersangka pun langsung diringkus.
“Sebelumnya tersangka Asmuni berpura-pura hendak membeli mobil di showroom Audi Mobilindo,” jelas Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono, didampingi Kasat Reskrim Kompol Yon Edi Winara, ketika mengelar perkara, Kamis (26/4).
Asmuni, diringkus anggota Pidum (Pidana Umum), Polresta Palembang di rumahnya. Lalu, lanjut Wahyu yang juga didampingi Kabag Ops Kompol Maruly Pardede, dari sana petugas pun melakukan pengembangan.
Selain mengamankan tersangka, sambung Wahyu, anggota polisi juga mengamankan barang bukti berupa, Mobil Ford korban, plat polisi dan satu unit BPKB Mobil.

BACA JUGA =  Polisi Segel Kantor Abu Tours Demi Mengamankan Aset. Abu Tours Janji Tetap Akan Berangkatkan Jemaah

Kini Asmuni mendekam dalam sel tahanan Polresta Palembang. Dia terancam pasal penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.       Dengan wajah tertunduk Asmuni mengakui perbuatannya tersebut sejak tahun 2006. Baju seragam polisi dia beli di Pasar Cinde seharga Rp 500 ribu. ” Jujur pak, saya ini bercita-cita jadi polisi dari kecil. Namun karena tak kesampaian jadi saya beli saja baju di Cinde, agar orang segan dengan saya,” akunya.
Asmuni juga mengaku nekat melakukan penggelapan mobil, lantaran ingin punya mobil. ” Jika berhasil mobilnya ingin saya pakai pak sendiri, bukan mau dijual. saya berbaju dinas polisi dengan pangkat Ipda harus pakai mobil,” ungkap bapak anak dua ini.

BACA JUGA =  Spesialis Pembobol Rumah Kosong di Kawasan Silaberanti Nyerah Setelah Kakinya Ditembus Peluru Petugas

Berpangkat perwira dan punya mobil ternyata membuat Asmuni mulai kanji. Walaupun sudah punya anak dan istri, dia mulai menjalin hubungan dengan seorang gadis. Menurut Asmuni, pacarnya tidak mengetahui jika dia hanya polisi gadungan. ” Setiap saya ke rumah pacar, saya memakai baju polisi. Dia kan perawat, kalau saya mengaku bukan polisi, dia pasti tak mau
dengan saya,” katanya. (fadil/krw).