Irjen Firli Resmi Menjadi Kapolda Sumsel. Tidak Mau Menjawab Ketika Disinggung Soal Etik KPK

oleh -352 views

Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberi ucapan selamat kepada Kapolda Sumsel yang baru dilantiknya,  Irjend Pol Drs Firli, Msi. di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (25/6/2019). foto:net.

JAKARTA (Kabar Rakyat) – Irjen Pol Drs Firli, MSi, resmi menjabat Kapolda Sumatera Selatan setelah dilantik Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Rupatama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (25/6/2019). Firli menyatakan siap untuk bekerja. ” Kita setiap saat hadir ketika negara membutuhkan. Apa itu di NTB, di Sumsel, apakah tempat lain, termasuk pengabdian saya di KPK selama 1,5 tahun itu adalah panggilan negara. Kita siap bekerja,” ujar Firli usai dilantik kepada wartawan.

Ditarik dari KPK

Karir Firli di kepolisian bisa dibilang gemilang. Selain pernah menjabat Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), dia juga pernah menjabat Divisi Penindakan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) .
Namun belum lama menjabat di Lembaga Antirasuah Indonesia itu Firli ditarik kembali ke Mabes Polri. Mengapa Firli ditarik kembali ke Mabes Polri?

BACA JUGA =  Kemenristek Siapkan BUMN Untuk Pabrik Bahan Bakar Nabati di Muba

Rupanya ada beredar foto Firli sedang main tenis dengan Gubernur NTB kala itu,  Tuan Guru Bajang  Zainul Majdi. Hal ini membuat Firli tersandung etik KPK.

Dikabarkan, kasus Irjen Firli sempat mencuat pada September 2018 lalu karena tersebarnya foto-foto dirinya sedang bermain tenis dalam acara tenis Danrem 162/WB di lapangan tenis Wira Bhakti, Gebang pada Sabtu-Minggu 12-13 Mei 2018.

Pasalnya KPK saat itu tengah menelisik kasus dugaan korupsi dalam divestasi saham PT Newmont Nusa Tenggara yang kini berubah nama menjadi PT Amman Mineral Nusantara. Firli diketahui masih menjalani pemeriksaan oleh Pengawas Internal KPK terkait dugaan pelanggaran etik tersebut.

BACA JUGA =  HUT 74 RI, Ratusan Kilometer Jalan di OKI Diperbaiki

Namun ketika disinggung soal etik KPK tersebut oleh wartawan Firli tidak menjawabnya. Seperti dilansir dari merdeka.com edisi Selasa, 25 Juni 2019 11:03:03.

Firli menyebut, penarikan dirinya dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Polri merupakan panggilan tugas dari korps Bhayangkara yang sudah membesarkan namanya. Dia tak mau menjawab pertanyaan wartawan seputar etik di KPK. “Saya pada prinsipnya selaku insan Tribata itu sangat jelas kehormatan saya adalah berkorban untuk masyarakat, bangsa, dan negara,” tegas Firli seperti dikutip dari merdeka.com.

Soal pertemuan Firli dengan TGB itu diduga bukan disengaja karena keduanya merupakan tamu undangan dalam acara tenis Danrem 162/ WB. Bahkan TGB juga telah mengklarifikasi, pertemuannya dengan Firli itu terjadi sebelum dirinya dimintai keterangan oleh KPK terkait divestasi saham  PT Newmont.

BACA JUGA =  Tersinggung Dibilang Tidak Perkasa, Gigolo Bunuh Seorang SPG Cantik

Resmi Jabat Kapolda Sumsel

Irjen Firli telah resmi menjabat Kapolda Sumatera Selatan setelah disumpah oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Rupatama, Mabes Polri, Trunojoyo, Jakarta Selatan. Dia (Irjen Firli) menggantikan Irjen Zulkarnaen Adinegara yang akan menempati posisi baru sebagai Kakorpolairud Baharkam Mabes Polri.

Acara serah terima jabatan dimulai dengan penyematan lencana dan penyerahan tongkat komando. Kemudian Irjen Firli mengucapkan sumpah jabatan. Sumpah jabatan dibacakan Kapolri Tito dan diikuti oleh Irjen Firli. Mutasi di tubuh kepolisian ini, termasuk pergantian Kapolda Sumsel berdasarkan Surat Telegram Kapolri  Jenderal Tito Karnavian dengan TR nomor ST/1590/VI/KEP/2019 , tertanggal Kamis 20 Mei 2019 . (sihatjudin/net/krw)