Indra Oktomi Positif Menggunakan Narkoba, Pelaku Dibawah Pengaruh Obat Terlarang

oleh -100 views

Foto : nis/krw Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupesy SH SIk MSi didampingi Wakapolres dan Kasubag Humas Polres OKI, Senin (29/6/2020) pagi.

KAYUAGUNG (Kabar Rakyat) – Pelaku penyerangan Mapolres Ogan Komering Ilir Indra Oktomi (35) yang merupakan warga Desa Mangun Jaya, Kecamatan SP Padang, Kabupaten OKI, akhirnya tewas di RSUD Kayuagung, ternyata positif menggunakan narkotika. Pelaku yang juga melakukan penusukan terhadap seorang anggota piket jaga Mapolres OKI.

Sebelumnya Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Palupessy mengatakan, memang sebelumnya mendapatkan informasi pelaku merupakan pengguna narkotika.

BACA JUGA =  PMI MUBA BANTU 4.500 MASKER UNTUK TENAGA KESEHATAN MUBA

“Kemaren setelah memperoleh informasi bahwa pelaku juga sebagai penyalah guna narkoba, kami pun segera mengambil sempel darah dan rambut untuk memastikan kebenaran tersebut,” ujarnya.

Dikatakan lebih lanjut, tepat hari ini pemeriksaan tersebut membuahkan hasil dan dinyatakan pelaku positif memakai narkotika.

“Alhamdulillah pagi tadi saya mendapatkan informasi langsung dari Bid Labfor Polda Sumsel, bahwa hasil darah yang diperiksa mengandung metamfetamin atau sabu,” ungkapnya, saat diwawancarai Kabar Rakyat, Senin (29/6/2020) pagi.

BACA JUGA =  34 Desa di OKI Rawan Bencana Kebakaran. BPBD OKI Gelar Rapat Koordinasi

Dijelaskannya, selain diduga pelaku mempunyai motif dendam pribadi, pengaruh narkotika juga merupakan penyebab penyerangan itu terjadi.

“Dapat dipastikan pelaku saat melakukan aksinya tersebut juga dibawah pengaruh obat-obatan terlarang,” tegasnya.

Selain itu sambung Kapolres, pihaknya masih terus mendalami jika terdapat kemungkinan adanya motif lain dibalik peristiwa tersebut.

Saat ini masih dalam proses mengumpulkan keterangan — keterangan saksi dilapangan maupun dari pihak keluarga pelaku.

“Kita masih memeriksa saksi petugas yang saat itu berada di tempat kejadian perkara (TKP), serta seorang warga yang melihat kejadian, termasuk juga kemarin kita sudah memeriksa dan meminta keterangan dari pihak keluarga pelaku,”ujarnya.

BACA JUGA =  Mencuri TBS Sawit Warga Lempuing Dihukum 2 Tahun Penjara

Pelaku yang juga berstatus residivis Lapas Kayuagung akibat pernah tersandung kasus penganiayaan yang baru bebas. Dimana vonis 10 bulan penjara.

“Untuk motif, karena ini yang bersangkutan sudah meninggal dunia, yakni dugaan pelaku mempunyai dendam pribadi atau rasa sakit hati dengan anggota yang telah menangkapnya hingga nekat melakukan penyerangan ke Mapolres OKI,” pungkasnya. (nis/krw)