Implementasi Pelayanan Kesehatan Berbasis Protokol Kesehatan Pascapandemi Covid-19

oleh -189 views

Walikota Prabumulih , Ir Ridho Yahya saat mengikuti Webinar Implementasi pelayanan kesehatan berbasis protokol kesehatan pasca pandemi Covid-19 di Guest House Rumah Dinas Kota Prabumulih,Sabtu 11 Juli 2020. foto:dian anggraini/krw.

PRABUMULIH (Kabar Rakyat)–
Dalam rangka pelayanan kesehatan pascapandemi covid 19, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan beserta kota-kota lainnya hadir dalam acara Webinar Implementasi pelayanan kesehatan berbasis protokol kesehatan pasca pandemi covid 19, yang dihadiri langsung oleh Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya, MM sedangkan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan diwakili Asissten 1, Akhmad Najib Bidang Pemerintah dan Kesra Pemprov Sumsel. Acara dilaksanakan di Guest House Rumah Dinas Kota Prabumulih,Sabtu 11 Juli 2020.

BACA JUGA =  Berkas Gunawati Thamrin Dilimpahkan ke Kejari Palembang

Walikota Prabumulih, dalam kesempatan kali ini menyampaikan beberapa pelayanan kesehatan dan penerapan PSBB di Kota Prabumulih, dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 langkah pertama yang dilakukan oleh Walikota Prabumulih yakni dengan menerapkan protokol kesehatan. Kemudian dilanjutkan dengan rapid test yang dilakukan dengan skala besar di tempat-tempat umum.  Kota Prabumulih menerapkan PSBB di Kota Prabumulih dan langsung disetujui oleh Menteri Kesehatan, hal tersebut membuahkan Hasil yang besar terbukti dengan Prabumulih menjadi Zona Hijau.

BACA JUGA =  Kota Prabumulih Berpotensi Juara Lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Tingkat Nasional

Selama penerapan PSBB di Kota Prabumulih Walikota Prabumulih menerima berbagai laporan dari masyarakat yang tidak bisa bekerja selama PSBB berlangsung, sehingga mereka tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari – hari. Hal ini membuat Walikota Prabumulih tergerak untuk membantu masyarakat dengan membagikan sembako pada saat PSBB dilaksanakan. Pembagian sembako tersebut di bagi menjadi 2 tahapan selama PSBB berlangsung.

Mendapatkan respon positif, Dr Nugi Nurdi, SKM, Ssos, Msi yang kali ini bertindak sebagai moderator dalam acara tersebut, menyimpulkan apa yang disampaikan oleh Walikota Prabumulih yakni menggunakan rapid test, dengan jangka waktu 5 hari apabila dinyatakan positif Pemerintah Kota Prabumulih akan bertindak langsung dengan cara yang bersangkutan akan diisolasi di tempat yang telah disediakan. Untuk mengantisipasi agar PSBB berjalan dengan lancar, dengan membagikan sembako dengan jumlah yang sangat banyak dan dalam 2 tahapan selama PSBB berlangsung.(rel/Diskominfo Kota Prabumulih).

BACA JUGA =  Menteri Kominfo Akan Buka Rakernas SMSI