Heboh…Karung Beras Bantuan Untuk Masyarakat Terdampak Covid-19, Ada Foto Bupati Ogan Ilir. Febuar Menilai Tidak Pantas Di Saat Pandemi Dimanfaatkan Untuk Pencintraan

oleh -366 views

Febuar Rahman, SH, MH (kiri), Irawan Sulaiman (kanan).foto:net/ist.

INDERALAYA (Kabar Rakyat)-Pandemi Covid-19 membuat seluruh lapisan masyarakat terkena dampaknya. Pengusaha banyak yang gulung  tikar, pekerja banyak yang di PHK. Roda ekonomi mati suri dan terjun bebas. Namun dibalik fenomen itu semua , ada juga kepala daerah yang memanfaatkan keadaan ini untuk pencintraan.

Ada kepala daerah yang berkeringat mengangkat karung beras untuk dibagikan kepada warga, ada kepala daerah yang rela basah-basahan ikut melakukan penyemprotan disinfektan, ada juga kepala daerah dengan optimisnya menyuruh camat hingga Ketua RT mendata warga yang terkena dampak Virus Corona untuk diberi bantuan  sembako namun ketika bantuan tiba hanya 6 karung beras isi 10 kilogram. Dan  ini yang terbaru terjadi di Kabupaten Ogan Ilir, ada pembagian beras kepada warga namun pada kemasannya (karung) bergambar Bupati Ogan Ilir, Sumatera Selatan, HM Ilyas Panji Alam.

BACA JUGA =  Panwaslukab OKI Ajak Media dan LSM Awasi Pilkada 2018

Sebenarnya sah-sah saja, pembagian itu di kemasannya ada foto, gambar atau logo dari pihak yang memberikan bantuan. Namun yang terjadi di Kabupaten Ogan Ilir, ini berbeda dan mendapat kecaman masyarakat khususnya netizen karena tahun ini Kabupaten Ogan Ilir  akan menggelar pilkada. Ilyas merupakan Bupati Ogan Ilir petahana yang kembali ikut mencalonkan diri.

Politisi yang juga advokad senior Sumatera Selatan, Febuar Rahman, SH MH , juga menyoroti hal itu. Dia mengaku kaget mengetahui banyak beredar di media online ada beras untuk warga terdampak Covid-19 dikarungnya ada foto Bupati Ilyas Panji Alam dan tulisan ‘ BANTUAN BUPATI OGAN ILIR’ .      Menurut Febuar, tindakan itu tidak etis dan tidak elok di tengah pandemi Covid-19 ini. “Saya kira kurang pantas apa  yang dilakukan oleh Pemkab Ogan Ilir dalam hal ini kepala daerah yang diduga menfaatkan bantuan sosial musibah pandemi Covid-19. Hal ini  sangat tidak pantas seolah-olah kelihatan kepala daerah itu menari-nari diatas penderitaan rakyat,” tegas pria yang juga Ketua DPD Partai Perindo Sumsel ini.

BACA JUGA =  Berebut Lapak Berjualan, Kepala Seorang Pedagang Dihantam Bambu Hingga Berdarah

Mengapa tidak pantas? Masih menurut Febuar,  Kabupaten Ogan ilir tahun ini akan menghadapi Pilkada. Ilyas Panji Alam Bupati Ogan Ilir merupakan petahana (iIncumben) juga akan bertarung kembali. ” Namun jangan juga bantuan sosial dampak Covid 19 di jadikan ajang untuk pencitraan. Tak perlu bupati memasang  stiker atau membuat karung beras bergambar dirinya sebab rakyat dapat menilai kinerja kepala daerahnya selama kurun waktu lima tahun kebelakang, jika bagus pasti ralyat akan memilihnya kembali dan apabila kinerjanya selama ini buruk pasti rakyat akan meninggalkannya ,” kata Febuar.

BACA JUGA =  Tim Advokasi Sarimuda-Rozak Desak KPU Perbaiki DPT. Febuar : Kami Menemukan Penggelembungan DPT di Kebun Bunga

Kepala Dinas Sosial Ogan Ilir, Irawan Sulaiman ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya kemasan beras 5 kilogram bergambarkan Bupati Ogan Ilir. Irawan menjelaskan bantuan yang diterima masyarakat nanti sebanyak 10 kg beras.

Sulaiman membantah adanya foto Bupati Ogan Ilir di karung beras dan stiker bupati di sembako yang akan diberikan kepada masyarakat ada  kepentingan politik. ” Kami tidak berpikir politik dan kami mengikuti himbauan bupati untuk melakukan itu. Dapat dilihat bahwa bupati tidak memakai pakaian calon bupati melainkan berpakaian dinas lengkap sebagai bupati apalagi pilkada tahun ini ditunda,” beber Sulaiman yang dikutip dari sripoku.com. (sj/krw)