Breaking News
Home / Sumsel / Banyuasin / Gila! Ternyata Otak Perampokan dan Pembunuhan Sopir Gocar, Oknum Mahasiswa Unsri. Kapolda: Hidup atau Mati Pelaku Akan Ditangkap

Gila! Ternyata Otak Perampokan dan Pembunuhan Sopir Gocar, Oknum Mahasiswa Unsri. Kapolda: Hidup atau Mati Pelaku Akan Ditangkap

Kapolda Sumsel, Irjend Pol Zulķarnain Adinegara sedang bertanya dengan salah satu tersangka perampok dan pembunuh sopir Gocar, Bayu (muka ditutup), Sabtu (31/3). foto:kordanews/net.

PALEMBANG (Kabar Rakyat) – Ironis, ternyata otak pelaku perampokan yang berujung terbunuhnya sopir Gocar bernama Tri Widyantoro (44) itu adalah oknum mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri). Hal ini didapat dari pengakuan tersangka Bayu (20) yang telah dibekuk Tim I Jatanras Diskrimum Polda Sumatera Selatan (Sumsel) pimpinan Kompol Antoni Adhi.

Bayu dibekuk di Jalan Letnan Simanjuntak, Kecamatan Kemuning, Palembang. Saat disergap Bayu berupaya kabur. Namun upayanya (Bayu) untuk  kabur pupus  setelah kakinya disarangkan 11 peluru petugas yang menggerebeknya. Bayu sempat dirawat tim medis RS Bhayangkara Polda Sumsel.

BACA JUGA =  Warga Keluhkan Bau Amoniak PT Pusri Saat Reses Dewan Kota Davil VI

Sedangkan pelaku Poniman yang mengeksekusi (alm) Tri, tewas ditembak petugas kediamannya di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Lalan, Musi Banyuasin, Sumsel, Kamis (29/3/2018). Poniman (21) juga berusaha kabur dari sergapan petugas.

 

Saat press release, Sabtu (31/3), Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain Adinegara mengatakan otak dibalik perampokan sadis ini adalah TY (masih dalam pengejaran) yang merupakan mahasiswa Fakultas Ekonomi jurusan Ekonomi Pembangunan, Unsri Palembang. Ini berdasarkan pengakuan tersangka Bayu. Selain itu petugas juga memburu tersangka HK yang berperan memesan taksi online.

Keempat tersangka pelaku memesan taksi online itu dari Jalan Kapten Anwar Arsyad, Pakjo, Palembang menuju Kenten Laut, Kabupaten Banyuasin, Kamis , 15 Maret 2018 lalu. Dengan total pembayaran Ro 144 ribu.

BACA JUGA =  Pihak Keluarga Yakin Tulang Yang Ditemukan Bukan Milik Tri. Kasus Sopir Go-car yang Diduga Tewas Dibunuh Perampok

Entah bagaimana bisa korban Tri mengendarai mobilnya sampai di areal kebun sawit Tanjung Lago, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin. Apa korban sudah dalam ancaman oleh para tersangka. Sebab jarak antara Kenten Laut dengan Tanjung Lago itu tidak searah dan jaraknya amat jauh. Ada dugaan korban sudah disandera oleh para tersangka atau korban diimingi dengan tambahan ongkos dengan tujuan ke Tanjung Lago. Nah, ketika mobil yang dikendarai tiba di Tanjung Lago, para perampok amatiran itu menyuruh korban menghentikan laju mobilnya. Tiba-tiba tersangka Poniman (sudah tewas) menjerat leher korban menggunakan tali tambang.

Tersangka lain dengan cepat membekap mulut korban hingga korban kehabisan napas dan tewas. Para pelaku yang sudah kerasukan setan itu lalu membuang jasad tubuh korban Tri   ke semak-semak. Setelah pelaku dibekuk baru ditelusuri tempat pelaku membuang mayat korban. Mayat korban kemudian ditemukan namun yang tersisa hanya tulang belulang, Jumat (30/3). “Hidup atau mati kedua pelaku akan kita tangkap, petugas masih terus memburu. Sebelum diambil tindakan itu, silakan menyerahkan diri,” ingat Zulkarnain, Sabtu (31/3).

BACA JUGA =  Saat Kades Pulau Gemantung Ikuti Upacara HUT RI, Rumahnya Ludes Dilalap Api

Kapolda menegaskan pelaku akan dikenakan pasal berlapis. Yakni Pasal 340 KUHP, Pasal 338, dan Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana mati. Perbuatan keempat tersangka tergolong sadis makanya akan dihukum seberat-beratnya. (fdy/krw).

 

Tentang sihaj

Baca Juga

PT Gojek Indonesia Beri Bantuan Kepada Mitranya yang Mengalami Musibah

,Regional Consumer Engagement Manager Gojek Palembang, Christina Anggraeni saat memberikan bantuan kepada keluarga Asnawi. foto:jauhari/krw. …

Tinggalkan Balasan