Breaking News
Home / Ekonomi / GENCAR Pertanyakan Subsidi Pemkot ke SP2J. Kurun 10 Tahun Senilai Rp257 M, Sumbang PAD Cuma Rp200 Juta/Tahun

GENCAR Pertanyakan Subsidi Pemkot ke SP2J. Kurun 10 Tahun Senilai Rp257 M, Sumbang PAD Cuma Rp200 Juta/Tahun

Gencar saat demo di Gedung DPRD Kota Palembang, Jumat (6/12/2019). Mereka mempertanyakan soal subsidi ke PT SP2J kurun 10 tahun terakhir.foto: kemas.

PALEMBANG (Kabar Rakyat)– Gedung DPRD Kota Palembang didatangi elemen masyarakat mengatasnamakan LSM Gerakan Cinta Rakyat (Gencar) Sumsel, kemarin (6/12). Kedatangan mereka untuk menemui wakil rakyat agar memanggil Walikota Palembang, H Harnojoyo terkait pemberian subsidi terhadap PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J) yang kurun 10 tahun terakhir (2006-2016) yang nilainya fantastis mencapai Rp257 milyar.

Sayang, massa harus kecewa karena di saat yang bersamaan seluruh anggota DPRD Kota Palembang tidak berada di tempat. Massa pun hanya ditemui Sekretaris DPRD Kota Palembang, M Ichsanul Akmal,S.Sos.

Dalam orasinya, Ketua LSM Gencar Sumsel, Charma Afriyanto mendesak DPRD Kota Palembang untuk memanggil Walikota terkait pengucuran dana segar senilai puluhan milyar tiap tahun kepada PT SP2J. Sementara, disisi lain subsidi tersebut tak sebanding dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang disumbangkan SP2J kepada APBD Kota Palembang yang rata-rata hanya menyumbang pendapatan sebesar Rp200 juta per-tahun. “Disisi lain, pemberian subsidi terhadap PT SP2J ini bertentangan dengan Permendagri No.52/2012 tentang Pedoman Pengelolaan Investasi Pemerintah Daerah. Dimana penyertaan modal pemerintah daerah hanya diperuntukkan bagi perusahaan daerah bukan dalam bentuk Perseroan Terbatas atau PT kecuali dalam bentuk pinjaman dan itu harus dikembalikan,” urai Charma didampingi Wakil Ketua LSM Gencar Sumsel, Umar Abbas seraya menyebut untuk APBD 2020 PT SP2J akan kembali menerima kucuran dana senilai Rp20 milyar dari pengajuan senilai Rp28 milyar.

BACA JUGA =  FIELD TRIP SKK MIGAS MENINJAU TANAMAN OBAT HERBAL  DI DESA GAJAH MATI. BINAAN PT MEDCO INDONESIA

Charma  mendeadline DPRD Kota Palembang hingga tujuh hari ke depan untuk meminta penjelasan Walikota Palembang, jika tidak mereka mengancam bakal membawa perkara ini ke ranah hukum. Menanggapi tuntutan massa ini, Sekretaris DPRD Kota Palembang, M Ichsanul Akmal menyatakan akan segera menyampaikan aspirasi tersebut kepada pimpinan dewan. “Segera kita akan sampaikam tuntutan dari kawan-kawan Gencar Sumsel kepada pimpinan dewan. Dan secepatnya bakal ada respons,” imbuh Ican (sapaan karib Ichsanul Akmal,red).      Usai menyampaikan aspirasinya elemen masyarakat yang tergabung dalam LSM Gencar Sumsel inipun membubarkan diri dengan tertib. Sementara, Direktur Utama (Dirut) PT SP2J, H Ahmad Nopan menegaskan tuntutan LSM Gencar itu salah alamat. “Yang di subsidi itu bukan PT SP2J secara keseluruhan melainkan Transmusi. Karena memang untuk pelayanan publik mutlak harus disubsidi dan itu ada aturannya. Kalau untuk koor bisnis SP2J yang lain cuma jargas dua kali mendapatkan suntikan dan dari Pemkot Palembang,” beber Nopan yang menyebut tiap tahun lembaga yang dipimpinnya juga telah di audit baik oleh tim audit BPK maupun oleh auditor independen.

BACA JUGA =  Minat Jadi Polisi Tinggi, Tercatat 1.391 Pelamar di Polresta Palembang. Sstt...Jangan Percaya Calo

Khusus untuk Transmusi, masih kata Ahmad Nopan, mulai tahun depan terpisah dengan SP2J. “Saya mulai menjabat sebagai Direktur SP2J sejak 2014 dan sejak 2016 meski tidak besar ada keuntungan yang kami berikan. Dibandingkan di era sebelumnya PT SP2J selalu merugi,” bela Nopan.(kms)

Tentang sihaj

Baca Juga

Kembali Sopir Online Jadi Korban Perampokan Penumpangnya.Tewas Mengenaskan Dengan Tubuh Penuh Luka Tusukan

Kedua tersangka perampokan yang berhasil ditangkap massa dan barang bukti satu unit mobil Toyota Avanza …

Tinggalkan Balasan