Breaking News
Home / Hukum / Gelapkan Uang Perusahaan Warga Pangkalan Lampam OKI Dihukum 3 Tahun Penjara

Gelapkan Uang Perusahaan Warga Pangkalan Lampam OKI Dihukum 3 Tahun Penjara

Terdakwa Yahmat saat mendengarkan vonis terhadap dirinya di PN Kayuagung,  Rabu (24/7/2019). foto:nis/krw.

KAYUAGUNG (Kabar Rakyat) – Terdakwa Yahmat , dinyatakan  terbukti bersalah melakukan tindak pidana penggelapan dalam jabatan. Hal ini diputuskan dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Kayuagung, Rabu (24/7/2019) dengan Majelis hakim diketuai Jarot Widiyatmono SH itu menjatuhkan hukuman 3 tahun penjara untuk terdakwa yang tercatat  warga RT 02 Desa Talang Jaya Kecamatan Pangkalan Lampam Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. selama tiga tahun penjara.
” Berdasarkan proses persidangan perbuatan terdakwa dinyatakan terbukti bersalah melanggar dalam pasal 374 KUHP,”ujar hakim ketua dengan anggota Lina Safitri Tazili SH dan Firman Jaya SH.
Hukuman untuk terdakwa itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Imran SH yakni empat tahun penjara.
Terungkapnya perbuatan terdakwa itu terjadi Selasa 15 Agustus 2017 sekira pukul 11.00 Wib, bertempat di kantor PT Persada Sawit Mas (PSM) Desa Secondong Kecamatan Pampangan OKI. Bermula di Bulan Mei 2015 pihak perusahaan PT PSM meminta bantuan kepada terdakwa untuk mencari lahan guna penambahan areal plasma di Desa Talang Jaya Kecamatan Pangkalan Lampam OKI dengan harga Rp 11 juta/hektar.

BACA JUGA =  SHINTA-SYURYADI HORMATI KEPUTUSAN KPU. PILKADA BUKAN SOAL MENANG ATAU KALAH NAMUN MENGEDUKASI MASYARAKAT BERDEMOKRASI

Kemudian terdakwa memberitahukan kepada pihak PT PSM bahwa terdakwa memiliki lahan seluas 91,72 hektar yang berlokasi di Desa Talang Jaya Kecamatan Pangkalan Lampam OKI. Lalu,15 Agustus 2017, pihak perusahaan akan melakukan penggarapan lahan tersebut, alat berat milik perusahaan yang akan melakukan penggarapan lahan dihalangi oleh warga dengan alasan tanah yang digarap tersebut adalah milik warga bukan milik perusahaan. Kemudian pihak perusahaan menghubungi terdakwa dan terdakwa berjanji akan menyelesaikan permasalahan tersebut.
” Lalu saksi Dadang bersama dengan tim internal PT PSM bersama warga Desa Rambai melaksanakan kroscek ganti rugi lahan seluas 92,72 hektar lahan milik terdakwa yang terletak di Desa Talang Jaya. Ternyata lahan seluas 56,29 hektar dari total luas 92,72 hektar tidak bisa dikuasai pihak PT PSM,”ungkap hakim.
Lanjutnya, rupanya dikarenakan lahan tersebut bukan milik terdakwa melainkan milik warga Desa Rambai. Kemudian 10 Mei 2018 terdakwa menawarkan kepada perusahaan untuk melakukan tukar guling lahan yang bermasalah tersebut dengan lahan milik terdakwa seluas 25 hektar yang terletak di Desa Talang Jaya Kecamatan Pangkalan Lampam OKI.

BACA JUGA =  Ribuan PHL Pemkot Prabumulih Terima SK Penerimaan Uang Lelah

Namun perusahaan menolaknya, kemudian Juli 2018 perusahaan melakukan pengecekan lahan 25 hektar milik terdakwa tersebut. Setelah dicek oleh perusahaan lahan milik terdakwa itu hanya 10 hektar sedangkan sisanya bukan lahan milik terdakwa.
Kemudian, pihak perusahaan menghubungi terdakwa untuk meminta mengembalikan uang senilai Rp 619.190.000, namun sampai saat ini uang senilai Rp 619.190.000 itu milik perusahaan yang ada pada terdakwa tidak dikembalikan.
Usai dibacakan amar putusan, terdakwa dalam persidangan didampingi penasihat hukum Dimas Yuda Pranata SH, mengajukan banding. Sedangkan jaksa menyatakan pikir-pikir.
” Kami menyatakan banding dengan alasan, tidak puas atas putusan hakim, karena uang milik perusahaan masih ada dan saat dikembalikan, perusahaan tidak mau,”kata Dimas.
Sementara itu, Manager Legal PT Persada Sawit Mas, Ir Zulkifli mengatakan, dengan putusan majelis hakim untuk terdakwa tersebut sudah setimpal dengan perbuatan terdakwa yang telah dilakukannya yakni merugikan perusahaan. (nis/krw)

BACA JUGA =  Majelis Hakim Keluarkan Penetapan Penahanan Irpan Hadi, Anggota DPRD OKI yang Diduga Gunakan Ijazah Palsu

Tentang sihaj

Baca Juga

Kembali Sopir Online Jadi Korban Perampokan Penumpangnya.Tewas Mengenaskan Dengan Tubuh Penuh Luka Tusukan

Kedua tersangka perampokan yang berhasil ditangkap massa dan barang bukti satu unit mobil Toyota Avanza …

Tinggalkan Balasan