Breaking News
Home / Kriminal / Gawat ! 2 Terduga Teroris Mengaku Mau Temui Temannya Seorang Dosen di Palembang

Gawat ! 2 Terduga Teroris Mengaku Mau Temui Temannya Seorang Dosen di Palembang

 

Dua orang terduga teroris (muka ditutup karton) saat diamankan petugas Densus 88 Polda Sumsel. foto:fadil/krw.

PALEMBANG (Kabar Rakyat)- Dua orang terduga teroris asal Pekan Baru, Riau diamankan tim Densus 88 dab Polda Sumsel. Keduanya dibekuk di Pasar Km 5 sekira pukul 17.00 WIB, Minggu (14/5).

Kedua terduga teroris berinisial AH (37) dan HK (39) ini singgah di Palembang dari Jakarta hendak menemui temannya yang disebut berprofesi sebagai dosen di salah satu perguruan tinggi di Palembang.

BACA JUGA =  TK IT Al Azhar OKI Wisuda 62 Siswa

Kabar terkait penangkapan dua terduga teroris ini dibenarkan Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara di Mapolda Sumsel tadi malam. “Betul saat ini keduanga telah diamankan di suatu tempat di wilayah Sumsel dan sesuai perundang-undangan yang berlaku kita memiliki waktu hingga 7 hari ke depan untuk melakukan pemeriksaan,” cetus Zulkarnain kepada awak media tadi malam.           Diuraikan mantan Kapolda Riau ini dari pengakuan keduanya awalnya mereka berangkat ke Jakarta pascainsiden penyanderaan anggota Polri di Rutan Mako Brimob pada 8 Mei 2018 yang lalu. Keberangkatan mereka yang didanai seseorang di Pekan Baru bertujuan membantu untuk membebaskan ikhwan (sebutan di kalangan mereka bagi napi terorisme yang tengah ditahan).

BACA JUGA =  Seorang Residivis Pencuri Battery Tower Provider Seluler Tewas Ditembak Polisi

Namun ternyata di luar prediksi mereka situasi di Mako Brimo dalam waktu singkat berhasil dikendalikan Polri. “Pengakuan mereka menganut aliran salafi bisa dikategori masuk dalam sel jamaah ansorut daulah. Ketika ditangkap tidak ditemukan barang bukti mencurigakan namun fahamnya yang kita curigai terindikasi ke arah situ,” imbuhnya.

Di kesempatan itu, Kapolda menegaskan upaya penanggulangan terhadap bahaya terorisme akan tetap dilaksanakan. Dia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada tapi tak boleh takut. “Sesuai intruksi bapak kapolri direktif kita tingkatkan kewaspadaan khususnya sasaran pelaku terorime ini personel polisi,  asrama danmako,” pungkas Zulkarnain.(fdl/krw)

BACA JUGA =  Menolak Disuruh Ngaku BD Narkoba, Sobirin Dianiaya Oknum Polsek Kalidoni

Tentang sihaj

Baca Juga

Firdaus Berhasil Ungguli Teguh Santosa, Terpilih Sebagai Ketum SMSI

Firdaus saat memberikan kata sambutan usai terpilih sebagai Ketua Umum SMSI periode 2019-2024.foto:net. JAKARTA (Kabar …

Tinggalkan Balasan