Febri, Sopir Buskota Tewas Dikeroyok 2 Pria Bersaudara. Motifnya Diduga Dendam

oleh -326 views

Jenazah Febri, sopir bus kota yang tewas dikeroyok saat di kamar mayat RS Bari Palembang, Jumat (25/5).foto:ist/net.

PALEMBANG (Kabar Rakyat) – Seorang sopir bus kota jurusan Kertapati – KM 12,  bernama Febri (42) warga Jalan Sungki Kelurahan Kemang Agung Kecamatan Kertapati Palembang, tewas mengenaskan karena tikaman. Dia dikeroyok dua pria bersaudara kandung. Peristiwa pengeroyokan itu  terjadi di di depan hotel Semeru, Jalan KH Wahid Hasyim Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang, Jumat (25/5).

Febri tidak bisa membela diri karena para pengeroyoknya menggunakan senjata tajam dan menyerangnya secara tiba-tiba. Febri ditikam saat dia masih berada di kursi sopir. Dia sekarat dengan tubuh bersimbah darah. Di leher dan dada korban penuh darah segar karena luka tusukan.

BACA JUGA =  Inspektorat dan Kejari OKI Akan Mengawal 72 Miliyar Dana Covid-19

Pengakuan Lekat (35), saksi mata dan juga kondektur bus kota yang disopiri Febri bahwa  Febri tewas dikeroyok oleh dua pria bersaudara berinisial M dan G. Asal mulanya  mobil bus kota yang dikendarai korban melintas di tempat kejadian perkara (TKP) lalu dihadang oleh pelaku M yang  diketahui juga sopir bus kota jurusan Kertapati – KM 12.

Saat itu M turun dari mobilnya dan menyuruh Lekat turun dari bus kota yang dia kerneti. “ Kedua pelaku naik ke atas bus kota kami. Rupanya dia sama kakaknya G langsung mengeroyok Febri (korban). Saya tahunya itu, ketika M dan G turun dari mobil kami, terus saya naik mobil , saya melihat sopir saya sudah penuh darah,” beber  Lekat, saat berada di kamar Jenazah RS Bari Palembang, Jumat (25/5) .

BACA JUGA =  BNNK Muara Enim Gelar Raker Bersama Instansi Pemerintah

Febri tidak langsung tewas. Usai ditikam, dia walaupun sudah sekarat sempat meminta Lekat untuk membawanya ke RS Bari Palembang. Namun setibanya di RS Bari nyawa korban sudah tidak ada.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara , melalui KA SPK Ipda Dofan, setelah mendapati laporan adanya korban tewas dikeroyok langsung meluncur ke TKP dan kamar mayat RS Bari Palembang untuk melakukan visum et repertum. (fadil/krw)

BACA JUGA =  Delapan Kecamatan di OKI Terima Bantuan Hand Tractor