ESP: Pilkada 2013 Sarimuda Sudah Menang, Namun Pihak Lawan Menyuap MK Rp20 M, Hasilnya Sarimuda Dikalahkan

oleh -422 views

Ir H Sarimuda Calon Walikota Palembang Nomor Urut 2 saat orasi di hadapan warga pendukungnya di Lr Sianjur III Kecamatan IT II Palembang. foto:sihat/krw.

PALEMBANG (Kabar Rakyat)–Calon Walikota Palembang, Ir H Sarimuda menggelar kampanye dialogis di Jalan Sianjur III Kecamatan Ilir Timur (IT) II Palembang, Senin (14/5). Ikut dalam kampanye tersebut mantan Walikota Palembang dua periode, H Eddy Sentana Putra (ESP), Ketua DPD Partai Perindo Sumsel, Febuar Rahman SH, Bunda Eva Ajeng, Ketua PKS Palembang serta beberapa pimpinan partai pengusung.

H Eddy Santana Putra (ESP) saat menjadi jurkam kampanye dialogis Sarimuda-Rozak, Senin (14/5). foto:sihat/krw.

ESP menegaskan duo insinyur (Ir Sarimuda dan Ir Abdul Rozak) adalah pasangan yang tepat untuk memimpin Palembang. Hampir 5 tahun masa kepemimpinan walikota sekarang ini, tidak ada kemajuan pembangunan sama sekali. Bahkan kualitas pelayanan yang dirintis semasa dirinya (ESP) menjabat Walikota Palembang semakin menurun. Baik itu pelayanan Bus Trans Musi, pelayanan satu atap , pembinaan SDM Aparatur Sipil Negara (dulu PNS, red) tidak ada lagi bahkan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah juga menurun. “Sekarang ini mau masuk sekolah negeri harus pakai uang sogokan. Di jaman saya ada oknum yang berani minta uang sogokan langsung saya pecat,” beber ESP berapi-api.

BACA JUGA =  Febuar Desak Pemkot Bertindak Tegas Terkait Polemik Pembangunan Hotel Ibis Palembang

ESP membeberkan bahwa sebenarnya pada pilkada 2013 silam, Sarimuda sudah unggul 8 suara versi penghitungan real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palembang. ” Sebenarnya jumlah kemenangan Pak Sarimuda hampir 1000 suara tapi dicuri sehingga tinggal 8 suara. Setelah itu mereka menyuap Rp20 Miliar kepada Ketua MK ( Akil Mochtar, Red) akhirnya Pak Sarimuda dikalahkan. Jadi jangan mau kita memilih pemimpin yang zholimi serta tidak amanah,” tegas mantan Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel ini.

Sarimuda menyanyikan lagu favoritnya ‘Perjuangan dan Doa’ ciptaan Rhoma Irama, para pendukungnya ikut nyanyi bersama. foto:sihat/krw.

Sementara Sarimuda sebelum menyampaikan orasi, dia mengajak para pendukungnya untuk nyanyi bersama. Maka semuanya terlihat bergoyang mengikuti alunan suara Sarimuda yang membawakan lagu karya H Rhoma Irama berjudul Perjuangan dan Doa.

Sarimuda menegaskan dirinya sudah sering dizholimi. Namun semua itu diserahkannya kepada Allah yang maha adil dan maha pelindung. Bentuk lain upaya menzholiminya, masih kata Sarimuda, pagi tadi dirinya dikatakan punya hutang yang dimuat di salah satu koran besar di Palembang. “Tapi herannya orang itu tidak datang menagih ke saya tapi malah ada LSM membeberkan hal itu di salah koran harian besar di Palembang. Kalau saya ada hutang datang ke saya jika memang saya berhutang langsung saya bayar lunas,”tegas Sarimuda. Dia menyesalkan media ikut membantu kampanye hitam.

BACA JUGA =  Forwata Akan Aktif Promosikan Objek Wisata di Sumsel

Ditegaskan Sarimuda dia komit untuk membangun Kota Palembang. Saat dia bertugas di Jambi, dia pernah bertanggungjawab membuat jembatan terpanjang di Asia Tenggara pada saat itu. Dia juga terlibat aktif pada pembangunan Pelabuhan Tanjung Api-Api saat dirinya menjabat Kadishub Sumsel. “Apabila kami dipercaya masyarakat menjadi Walikota Palembang kami janji dalam waktu 2 tahun jalan-jalan yang ada di Kota Palembang semuanya akan mulus. Mengapa kami berani janji karena kami mampu menarik uang dari luar yang bukan dana APBD,”ujar Sarimuda yang di setiap kegiatan selalu ditemani istri tercintanya, Yunial Laili Mutiari SH, MH.

Selain itu, Sarimuda berjanji akan menaikkan tunjangan Ketua RT yang semula Rp300 ribu perbulan menjadi Rp600 ribu perbulan. Honor pegawai honda juga akan dinaikkan menjadi Rp.2.480.000. Bahkan guru ngaji juga akan diperhatikan dan diberi tunjangan setiap bulannya.”Setelah kami mengeluarkan program ini, eh calon tetangga ikut-ikutan.ngapo dak dari dulu…ini samo bae kato wong Plembang tu..enyek-enyek,” kata Sarimuda yang disambut ger-geran pengunjung yang hadir.

BACA JUGA =  Pengaruh Wabah Covid-19 , Peziarah TPU Kandang Kawat Palembang Sepi

Sarimuda mengajak warga yang hadir untuk jangan lupa pada tanggal 27 Juni 2018 untuk mencoblos ke TPS. ” Tanggal 27 artinyo Nomor 2 yang dituju (7),” pungkas Sarimuda.

Advokat Febuar Rahman SH

Terkait adanya pemberitaan di salah satu media di palembang yang menyudutkan Sarimuda punya hutang dan tidak mau membayar, Ketua Tim Advokasi Sarimuda-Rozak, Febuar Rahman, akan mengambil langkah hukum. “Kampanye hitam apalagi di media massa itu tindakan orang pengecut dan takut kalah. Dan itu bukan ciri orang Sumsel. Secepatnya saya akan mengambil langkah hukum terhadap media yang dimaksud dan melaporkan oknum LSM tersebut ke pihak kepolisian,” kata Febuar yang juga menjabat Ketua DPD Partai Perindo Sumsel. (sihatjudin/krw).