Dugaan Ijazah Palsu Mawardi Dilaporkan ke Mabes Polri

oleh -377 views

Ormas Putra Sriwijaya Sumatera Selatan saat melaporkan dugaan ijazah palsu Calon Wakil Gubernur Sumsel itu ke Bareskrim Mabes Polri, Jumat (25/5/2018).foto:ist.

JAKARTA (Kabar Rakyat)-Kasus Dugaan Ijazah Palsu Mawardi Yahya terus bergulir. Ormas Putra Sriwijaya Sumatera Selatan melaporkan dugaan ijazah palsu Calon Wakil Gubernur Sumsel itu ke Bareskrim Mabes Polri, Jumat (25/5/2018).

Ormas Putra Sriwijaya Sumatera Selatan yang diketuai Mas Agus Rudi didampingi 6 orang pengurus telah membuat Laporan Pengaduan di Bareskrim Polri atas dugaan ijazah palsu Mawardi Yahya yang kebetulan merupakan salah satu calon Wakil Gubernur Sumsel  yang berpasangan dengan Herman Deru pada Pilkada Sumsel tahun 2018 ini.


Dalam keterangannya setelah melakukan Laporan Pengaduan di Bareskrim Mabes Polri, Ormas Putra Sriwijaya Sumatera Selatan menyampaikan tuntutan agar laporan ini segera diusut tuntas secepatnya, karena banyak sekali kejanggalan ya ditemukan secara kasat mata, kejanggalan itu antara lain terlihat  pada nomor STTB VI Cm No. 1489 tahun 1977 pada STTB tersebut yang di tanda tangani kepala sekolahnya tidak tercantum nomor NIP dan nomor induk nilai evaluasi belajar tahap akhir tahun 1977 dengan nomor induk di STTB tersebut tidak sama.

BACA JUGA =  Ketua PGA Sumsel Apresiasi Toleransi di OKI. Beri Sertifikat Akreditasi A Excellent kepada PA Kayuagung

Kejanggalan lainnya ialah nilai pada STTB tidak ada nama berinisial MY sementara 20 siswa lainnya tercantum namanya dan masih banyak lagi kejanggalan mulai dari tulisan yang berbeda baik di ijazah maupun di daftar nilai siswa dan lain sebagainya.

Rencananya dalam waktu dekat Ormas Putra Sriwijaya akan melakukan aksi lebih besar dengan massa yang besar pula untuk mendorong agar kasus dugaan Ijazah Palsu milik Mawardi Yahya ini dapat diproses sampai tuntas dan dilakukan pembuktian keasliannya secara hukum.

BACA JUGA =  Usai Antar Penumpang ke Kenten Laut, Tri dan Mobil Xenia Miliknya Hilang

Sebelumnya  Gabungan LSM Sumsel telah melakukan audiensi kepada pihak-pihak terkait mengenai adanya dugaan ijazah palsu atas nama Mawardi Yahya ini kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel beberapa waktu yang lalu. Gabungan LSM diterima Kadin Pendidikan,Widodo dan beberapa pejabat di Disdik Sumsel.

Saat itu Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Widodo, berusaha memberi penjelasan seputar keabsahan ijazah dari Mawardi Yahya. “Saya hanya memiliki dokumen buku induk. Inilah rujukan saya, selebihnya saya harap teman-teman LSM mempertanyakan kepada Forensik untuk mengujinya. Karena hanya ini yang ada di saya tidak lebih,” kilah Widodo. Dia tidak bisa bicara banyak soal keabsahan salah satu calon wakil Gubernur Sumsel temuan para LSM itu.

BACA JUGA =  Anjasmara Nekat Curi Besi LRT Kepergok Langsung Dihajar Massa

Widodo berharap agar masalah tersebut tidak berpolemik dan cepat clear,  teman-teman semasa sekolah Mawardi sekolah di SMK Kejuruan Pertambangan Palembang itu segera muncul ke publik agar permasalahan ini dapat segera terselesaikan. Setelah itu LSM itu melakukan audiensi dengan Kabid Humas Polda Sumsel dan Direktur intelkam Polda Sumsel, Kamis (17/05/2018). (tim/krw).