Dua Pekerja Bangunan Disambar Petir. Seorang Korban Masih Dirawat di RSUD Kayuagung

oleh -159 views

Jumadi (tak berbaju) pekerja bangunan yang disambar petir  masih harus menjalani perawatan intensif di RSUD Kayuagung. foto: nis/krw.

KAYUAGUNG (Kabar Rakyat)-Dua orang warga Desa Srinanti Kabupaten Ogan Komering Ilir ( OKI) masih harus dirawat intensif  di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung karena disambar petir . Keduanya  bahkan masih merasakan jantung  masih terasa panas akibat dari sambaran petir.
Jumadi, warga Srinanti mengalami luka bakar di punggung bagian kiri mengatakan, sempat mengalami mati rasa dan gangguan pendengaran. Tapi ia tetap bersyukur masih bisa hidup. “Ini pengalaman pertama yang sangat menakutkan, saya sudah dibesuk pemborong bedeng,” terangnya.
Dia juga mengatakan tubuhnya langsung keluar asap dan bagian sebelah kiri terasa panas. Jumadi  dibawa ke IGD RSUD Kayuagung dan baru bisa dipindahkan ke ruang ruang bedah pada Minggu (4/3).
Pekerja bangunan yang baru seminggu bekerja itu menambahkan, kejadiannya begitu cepat saat tengah membangun bedeng di Desa Menang Raya, Kecamatan Pedamaran, Sabtu (3/3). Saat itu hujan turun dengan deras serta petir lalu dia menghentikan pekerjaannya.
Dia lalu  bersandar di dinding teras, tiba-tiba petir keluar dari bawah lantai teras dan langsung menyambar badannya. “Dinding yang disandari itu bolong hingga ke dalam rumah bolong besar,”ucapnya.
Siti Fatimah, istri Jumadi ­ mengaku, saat dikabari ia tengah bekerja, kemudian langsung datang ke rumah sakit untuk melihat kondisi suaminya. “Saya langsung menangis, karena sempat dikabarkan meninggal,” imbuhnya.
Sementara korban lainnya, Riswan warga Lubuk Dalam Kecamatan Kayuagung sudah diizinkan pulang, dia sempat mengalami luka bakar hingga muntah darah, tapi kondisinya sudah baik. (nis/krw)

BACA JUGA =  'Operasi Senpi Musi' Berhasil Menyita 197 Pucuk Senpira