Breaking News
Home / Sumsel / Palembang / Dodi-Giri Masih Optimis Menang. Hasil Quick Count Bisa Salah, Berpegang Pada Hasil Penghitungan KPU

Dodi-Giri Masih Optimis Menang. Hasil Quick Count Bisa Salah, Berpegang Pada Hasil Penghitungan KPU

PALEMBANG (Kabar Rakyat) – Dodi Reza Alex Noerdin, terlihat tetap ceria saat jumpa pers di Posko Pemenangan Dodi-Giri di Jalan Hang Jebat Palembang, Kamis (28/6). Bahkan pria yang cuti dari jabatannya sebagai Bupati Musi Banyuasin ( Muba) itu masih optimis bisa unggul dalam Pilgub Sumsel 2018. Dodi meminta seluruh saksi pasangan nomor urut 4, Dodi-Giri mengawal perolehan suara  hingga ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel. “Kami mengimbau seluruh saksi Dodi – Giri untuk mengawal suara dan C1 sampai rekapitulasi akhir,” kata Dodi Reza  didampingi Calon Gubernur Giri Ramanda N Kiemas saat menggelar jumpa pers di Posko Pemenangan Jalan Hang Jebat, Palembang, (Kamis (28/6).

BACA JUGA =  AHYAUDIN JABAT KETUA KPUD MUARA ENIM PERIODE 2019-2024

Dodi juga mengingatkan seluruh saksi Dodi – Giri untuk waspada, jangan sampai ada hal-hal yang mengganggu perolehan suara Dodi – Giri. “Kita jaga, kawal. Harus sesuai peraturan mulai dari awal sampai penetapan gubernur oleh KPU. Kita berharap hasil pilkada ini mempunyai legitimasi, bisa membawa Sumsel ke depan lebih baik lagi. Insha Allah Dodi – Giri siap mengikuti sesuai proses,” kata Dodi.

Secara umum, Dodi menilai pelaksanaan Pilgub Sumsel sudah berjalan aman dan damai, namun dalam prosesnya masih ada yang harus dibenahi.  “Kita inventarisir permasalahan di beberapa TPS. Saksi kita liat apa permasalahan di TPS. Kita minta Bawaslu untuk menindaklanjuti terkait ada pelanggaran pilgub. Terutama masifnya money politic di H-7 hingga H-3 sebelum pencoblosan,” imbuh Giri.

BACA JUGA =  Lagi, Pengedar Narkoba Lintas Provinsi Diringkus Jajaran Ditnarkoba Polda Sumsel. Disita 4 Kg Sabu dan 5000 Butir Ekstasy

Terkait hasil hitung cepat (quick count) beberapa lembaga survei, Dodi menegaskan, timnya tetap berpegang pada keputusan KPU yang nanti dikeluarkan secara resmi. Sebab, quick count ada juga yang tidak valid. Contohnya di DKI dan Jabar yang hasilnya salah. “Kami memastikan suara yang kami dapatkan adalah suara sah masyarakat Sumsel yang mencoblos nomor 4. Kami berharap proses pilkada ini dari awal hingga akhir, sesuai perundang-undangan, Kita jaga suara kita. Kami tetap optimis Dodi dan Giri menang,” kata Dodi.

BACA JUGA =  BAYI PEREMPUAN LUCU DITEMUKAN DALAM KANTONG PLASTIK HEBOHKAN WARGA DESA SEGAYAM, MUARA ENIM

Mengenai hasil quick count, Giri menambahkan, di beberapa quick count, paslon nomor 4 dinyatakan kalah dengan selisih 1 sampai 4 persen.

Sementara dalam hitung cepat selalu ada margin of error yang mempengaruhi hasil akhir dalam real count, apalagi dengan selisih yang sangat tipis. Karena itu Giri menegaskan pihaknya tidak menjadikan hasil hitung cepat sebagai patokan. “ Kita minta saksi kumpulkan C1 Sumsel, karena hasilnya tidak sesuai dengan quick count dari lembaga survei. Analisa sementara kita menang di 11 kabupaten/kota,” katanya. (rel/krw)

Tentang sihaj

Baca Juga

Firdaus Berhasil Ungguli Teguh Santosa, Terpilih Sebagai Ketum SMSI

Firdaus saat memberikan kata sambutan usai terpilih sebagai Ketua Umum SMSI periode 2019-2024.foto:net. JAKARTA (Kabar …

Tinggalkan Balasan