Breaking News
Home / Hukum / Diduga Salah Paham Saat Beli Bengkoang,  2 Anggota TNI Ribut Dengan Seorang Polisi. Merasa Terdesak Polisi Menembak , Peluru pun Melesat Menyerempet Lengan Sersan Yog

Diduga Salah Paham Saat Beli Bengkoang,  2 Anggota TNI Ribut Dengan Seorang Polisi. Merasa Terdesak Polisi Menembak , Peluru pun Melesat Menyerempet Lengan Sersan Yog

Serda Yog memperlihatkan lengannya yang terluka karena ditembak kepada anggota Sub Denpom OKU.foto:ist.

OKU TIMUR-(Kabar Rakyat)-Terjadi keributan antara oknum anggota TNI dengan anggota polisi. Entah apa penyebab keributan itu. Diduga terdesak oknum anggota Polri mencabut pistol. Lalu, doorr… terdengar suara letusan dari anggota TNI itu pun berdarah karena ditembus peluru oknum polisi.  Peristiwa itu terjadi di pasar tradisional Tanggul Desa Bandar Jaya Kabupaten  OKU Timur, Sumatera Selatan,  Minggu  (10/6/2019) sekitar pukul 17.40 wib.

Informasi yang didapat KabarRakyat, peristiwa bermula dua anggota TNI yakni Serda Yog yang merupakan anggota Kesatuan Denpom Jaya I dengan rekannya Pratu Ric , anggota Denjaka Marinir Cilandak, membeli bengkoang di Tanggul Desa Bandar Jaya OKU Timur, Minggu (10/6) sekitar pukul 17.30 WIB.

Setelah bengkoang diberikan keduanya langsung tancap gas tanpa membayarnya.  Dalam perjalanan Serda Yog sadar bahwa bengkoang yang mereka beli belum dibayar. Lalu keduanya kembali lagi ke pasar menemui sipenjual.

BACA JUGA =  Waw..Prabowo Subianto Akan Jadi Jurkam Sarimuda-Rozak

Diduga ketika keduanya pergi tanpa membayar sudah jadi bahasan. Mungkin sipenjual kesal karena menduga mereka korban perbuatan pemuda iseng.  Kekesalan itu didengar Brigadir Fer yang saat itu sedang tidak berseragam dinas. Makanya ketika kedua anggota TNI yang juga berpakaian sipil datang kembali,  Fer menanyakan identitas keduanya.  Dijawab  Serda Yog, bahwa mereka  hanya karyawan swasta.

Entah apa yang menyulut hingga terjadi cekcok antara ketiga anggota keamanan tersebut. Serda Yog lalu mencekik Brigadir Fer. Diduga terdesak dan merasa dikeroyok  Fer mundur beberapa langkah sambil mengeluarkan pistol miliknya.

Dengan kalap Brigadir Fer menembakkan senjatanya , dor.. dorr.. dorr.. sebanyak tiga kali,  2 tembakan diarahkan ke Pratu Ric dan 1 tembakan kearah Serda Yog. Salah satu tembakan itu mengenai tangan kiri Serda Yog. Untungnya Fer tidak lagi menembak.  Warga juga berusaha melerai perkelahian itu. Serda Yog yang terluka lalu dibawa ke RSUD Ibnu Sutowo Baturaja untuk diobati .

BACA JUGA =  Puluhan Satpam Terima Piagam Penghargaan pada HUT Satpam Ke-37 di OKI

Serda Yog,  Pratu Ric dan Brigadir Fer berdamai. foto:ist.

Rupanya Brigadir Fer akhirnya tahu bahwa kedua pria yang ribut dengannya adalah anggota TNI.  Dia  ditemani keluarganya malamnya mendatangi rumah korban untuk berdamai.

Di tempat terpisah Komandan  Kodim (Dandim) 0403 Letkol Arm, Agung Widodo, SSos saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan singkat Selasa (11/6) mengatakan, kejadian tersebut murni kesalahpahaman antara kedua belah pihak. “Seluruh permasalahan tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan dengan baik antara kedua belah pihak,”kata dandim via SMS.

Masih kata Dandim Letkol Agung Widodo,  untuk penyelesaian permasalahan tersebut selanjutnya diserahkan kepada penegak hukum di institusi masing-masing sesuai aturan dan prosedur hukum yang berlaku. “ Untuk permasalahan selanjutnya sudah kita serahkan ke kesatuan masing-masing untuk diproses lebih lanjut,” pungkasnya.

BACA JUGA =  Pesulap Taiwan Yif..Trik Magic Tak Masuk Akal

Di tempat terpisah,  Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi membenarkan insiden tersebut. Dia mengungkapkan peristiwa itu terjadi salah paham antar-kedua pihak soal pembayaran buah yang dijual di salah satu toko.

Supriadi mengungkapkan, kasus tersebut telah diselesaikan dengan damai. Keduanya sepakat melakukan pertemuan di rumah keluarga anggota TNI yang tertembak pada Senin (10/6) malam. “ Memang betul adanya kejadian tersebut namun tadi malam sudah dilakukan perdamaian antara kedua belah pihak dengan keluarga yang diikuti oleh Kapolres dan Dandim dan disepakati untuk berdamai dan tidak memperpanjang permasalahannya,” ujar Supriadi seperti dikutip dari Kumparan. com. (sudarto/krw)

 

 

Tentang sihaj

Baca Juga

Firdaus Berhasil Ungguli Teguh Santosa, Terpilih Sebagai Ketum SMSI

Firdaus saat memberikan kata sambutan usai terpilih sebagai Ketua Umum SMSI periode 2019-2024.foto:net. JAKARTA (Kabar …

Tinggalkan Balasan