Diduga Salah Paham, Pemuda Dikeroyok 6 Pria Usai Nonton OT. Ditemukan Tewas Penuh Luka Bacokan Dekat Kuburan

oleh -575 views

Jenazah Latif saat di RSUD Kayuagung. foto:ist.

KAYUAGUNG (Kabar Rakyat)– Nahas nasib seorang pemuda bernama Latif (30), warga RT 7 Desa Mangun Jaya Kecamatan Sirah Pulau Padang (SPP)  Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Maksud hati ingin mencari hiburan menonton orgen tunggal (OT) namun malah nyawanya melayang.  Dia dikeroyok 6 orang pria tak dikenal saat hendak pulang usai nonton pagelaran OT tersebut. Peristiwa itu terjadi Selasa (25/6/2019) sekira pukul 01.00 Wib dinihari di Desa Serigeni Baru Kecamatan Kayuagung OKI.

Menurut Kapolres OKI, AKBP Donni Eka Syaputra  SH, SIk, MM melalui Kapolsek Kota Kayuagung, AKP Nasharudin SH didampingi Paur Subag Humas Polres OKI, Ipda M Nizar, kronologis kejadian korban Latif  bersama temannya Rizal alias Ujang sekira jam 20.30 wib bertolak dari rumah korban dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio warna putih belum ada plat. Kedua sohib ini pergi ke Desa Serigeni Lama untuk menonton hiburan orgen tunggal (OT) . Diduga korban ada selisih paham dengan salah seorang pemuda disana. Namun tidak terjadi keributan saat itu.

BACA JUGA =  Dipenjara 1 Tahun Bapak dan Anak Menangis Pilu. Dihukum Karena Keroyok Ibu Rumah Tangga

Rizal dan Latif (korban)  tetap menonton pagelaran organ tunggal tersebut hingga selesai.  Mereka tak mengira ternyata perselisihan dengan orang tak dikenal tadi ternyata belum selesai. Mereka menaruh dendam dan ingin membuat perhitungan dengan Rizal dan Latif. Setelah acara selesai,  keduanya pun pulang mengendarai sepeda motor menuju desa mereka. Namun dalam perjalanan pulang motor yang dikendarai korban dan Rizal disalib tiga sepeda motor berboncengan. Jadi jumlahnya ada enam orang pria tak dikenal yang mengejar Rizal dan Latif.

BACA JUGA =  Pinjam Motor Beli Rokok Malah Dilarikan, Akhirnya Pindo Diamankan

Salah seorang pelaku menendang sepeda motor korban.  Tak mengira motornya bakal ditendang membuat Latif tak bisa mengendalikan keseimbangan sepeda motornya. Motor itu pun jatuh terbalik.

Dalam kondisi terjatuh, kedua korban yang masih kesakitan dan panik itu tiba-tiba diserang.  Latif yang belum siap mendapat tikaman dari  salah seorang pelaku dengan sebilah pisau. Tikaman  itu mendarat di bagian bawah dada sebelah kiri sebanyak satu kali. Korban yang berteriak minta tolong dengan tubuh terluka mencoba menyelamatkan diri  berlari ke hutan.

Namun para pelaku yang sudah kerasukan setan terus mengejar Latif. Rupanya sasaran mereka memang Latif sebab Rizal tidak menjadi sasaran keberingasan mereka. Kesempatan itu dimanfaatkannya (Rizal)  untuk melarikan diri dengan sepeda motor yang dikendarai Latif tadi.

BACA JUGA =  Transaksi Narkoba di Areal PT OKI Pupl, 2 Pengedar Sabu Diringkus

Rizal langsung  menuju rumah korban. Dia menceritakan peristiwa yang mereka alami dan kondisi Latif yang terancam kepada keluarga Latif.  Mendengar penuturan Rizal,  langsung saja keluarga korban dan saksi Rizal langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP).  Disana sudah tidak ada lagi para pelaku.  Kemudian mereka mencari keberadaan korban. Mereka menyusuri TKP.   Tak lama salah seorang dari mereka berhasil menemukan Latif yang terkapar tak bernyawa dekat kuburan warga Desa Serigeni Baru Kecamatan Kayuagung. Tubuh Latif penuh luka bacokan dan darah segar membasahi pakaiannya.
Atas peristiwa itu kata Nizar, anggota Polsek Kayuagung langsung mendatangi lokasi kejadian. Jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Kayuagung untuk divisum. Motif pembunuhan masih belum jelas sedangkan para pelaku masih diburu petugas reserse dan kriminal Polsek Kayuagung. (nis/krw)