Diduga Proyek Jalan Setapak di Desa Tabah Renah Dikerjakan Asal-Asalan

oleh -225 views

Kondisi jalan setapak di dusun 1 Desa Tabah Renah kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan, kondisinya sudah banyak mengalami kerusakan padahal baru selesai dibangun. foto:budi/krw.

MUSI RAWAS (Kabar Rakyat)-Baru selesai dikerjakan pembuatan jalan setapak di dusun 1 Desa Tabah Renah kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan, kondisinya sudah banyak mengalami kerusakan.

Hasil pantauan wartawan dilapangan Kamis (29/7/2020) lalu kondisi jalan setapak yang dibangun menggunakan Dana Desa (DD) banyak mengalami kerusakan. Bukan itu saja untuk ketebalannya saja bervariasi seperti tebalnya 6cm,7cm,13cm dan 15cm dengan lebar 1,25 meter. Pembangunan tersebut tidak ada papan merek atau prasasti. Diduga pembuatan jalan tersebut dikerjakan asal-asalan dan tidak sesuai RAB (rencana anggaran biaya) serta tidak transparan. Alhasil jalan itu walaupun baru selesai dikerjakan namun sudah banyak mengalami kerusakan.

BACA JUGA =  Besok, Putusan Praperadilan Gunawati Thamrin Dibacakan

Salah satu warga setempat mengatakan untuk pembangunan jalan tersebut dikerjakan sekitar bulan 3 atau bulan 4. Namun warga itu mengaku , dia tidak melihat adanya papan merek terkait proyek pembangunan jalan setapak tersebut.  Dia juga mengaku tidak tahu ada berapa warga asli dusun itu yang ikut bekerja dalam proyek dimaksud. “Setahuku yang bekerja banyak menggunakan warga dari dusun sebelah,” kata warga yang keberatan namanya ditulis.

BACA JUGA =  Pembuatan Voresman di Pedamaran OKI Terkendala Banjir. Belum Rampung Hingga Pergantian Tahun

Ketebalan jalan setapak juga bervariasi. foto:budi/krw.

Kepala Desa Tabah Rengah, M Askani saat di konfirmasi melalui telpon 08226992xxxx mengatakan untuk pembangunan tersebut dikerjakan pada triwulan pertama sekitar bulan 3 dan selesai dikerjakan sekitar 1 bulan dengan panjang sekitar 510 m atau 520 m dengan ketebalan 15cm. Askani mengaku lupa berapa dana desa yang dikeluarkan untuk penggunaan pembangunan jalan setapak tersebut.  “Pengerjaan jalan tersebut banyak menggunakan masyarakat dikarenakan dalam pengerjaannya terpisah-pisah ada yang borong 100 m ada yang 50m. Untuk prasastinya ada terpasang di belakang rumah H Kemih,”pungkas M Askani. (budi/krw).

BACA JUGA =  Diduga Ngebut Seorang Pria Pengendara Honda Vario Tewas Lakalantas. Terjadi di Musi II Depan Perumahan Citra Land