Breaking News
Home / Kriminal / Diduga Dendam Lama, Penjaga Malam Pasar Sako Tewas Ditujah. Pisau Pelaku Masih Menancap Di Pinggang Kanan Korban

Diduga Dendam Lama, Penjaga Malam Pasar Sako Tewas Ditujah. Pisau Pelaku Masih Menancap Di Pinggang Kanan Korban

Jenazah M Raya alias Aan saat di RS Bhayangkara Polda Sumsel, Selasa (15/5). foto:ist.

PALEMBANG ( Kabar Rakyat)-M Raya alias Aan (37) yang berpropesi sebagai penjaga malam Pasar Sako, tewas kena tujah (ditikam, Red).  Aan tewas dengan pisau masih tertancap di pinggang kanannya. Peristiwa nahas yang menimpa warga Jalan Letnan Simanjuntak Kelurahan Pahlawan Kecamatan Kemuning Palembang itu terjadi Selasa (15/5) sekitar pukul 07.00 Wib saat korban berada di Jalan Musi Raya, Kelurahan Sialang, Kecamatan Sako.

Informasi yang didapat, pagi itu korban Aan setelah mengantar isterinya bekerja dia ke Perumnas Sako untuk bertemu dengan salah seorang temannya. Dia mengendarai sepeda motornya. Saat melintas di TKP tiba-tiba ada sepeda motor mempet dan orang yang ada di motor itu langsung menikamkan pisau miliknya ke tubuh korban.

BACA JUGA =  Proyek Pembangunan RS Pratama Disoal

Korban langsung berhenti sedangkan pelaku langsung kabur dengan memecut gas sepeda motornya. Korban yang terluka parah langsung sekarat. Warga berusaha menyelamatkan nyawa korban dengan membawanya ke RS Pusri. Namun dalam perjalanan Aan menghembuskan napas terakhirnya. “ Sebelum meninggal, korban (Aan) sempat menyebutkan salah satu pelaku dan itu sudah kami amankan, kini masih kami periksa,” jelas Kapolsek Sako, AKP Ahmad Firdaus kepada awak media, saat berada di kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, Selasa (15/05).

BACA JUGA =  Oknum Mahasiswa Unsri Pembunuh Sopir Gocar Menyerahkan Diri ke Polda Sumsel

Firdsus belum dapat memberikan keterangan motif pembunuhan tersebut.  “Motifnya masih kami dalami. Namun yang pasti, korban ditusuk pelaku dari belakang yang juga mengendarai sepeda motor,” tandasnya.

Sedangkan menurut pengakuan Beni (52), kakak kandung korban,  mengatakan, pelaku yang membunuh adiknya ( Aan) ada 5 orang. “Mereka menggunakan mobil. Dua menghampiri adiknya dan menusuk adiknya dibagian pinggang. Setelah itu, mereka melarikan diri menuju Pasar Multi Wahana. Saya tahu ini dari teman adik saya, dimana sebelum meninggal adik saya sempat meminta tolong dan menyebut nama pelaku yang dikenalinya,”kata Beni.

BACA JUGA =  Mencuri Sarang Walet Diringkus Anggota Polsek Tulung Selapan

Ada dugaan Aan dihabisi karena masalah dendam atau terkait lahan jagaan. Kita tunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian. (fadil/krw).

Tentang sihaj

Baca Juga

Firdaus Berhasil Ungguli Teguh Santosa, Terpilih Sebagai Ketum SMSI

Firdaus saat memberikan kata sambutan usai terpilih sebagai Ketua Umum SMSI periode 2019-2024.foto:net. JAKARTA (Kabar …

Tinggalkan Balasan