Breaking News
Home / Kriminal / Dalam Keadaan Mabuk, Dua Sekawan Habisi Nyawa Tukang Becak. Gara-Gara Dituduh Punya Hutang

Dalam Keadaan Mabuk, Dua Sekawan Habisi Nyawa Tukang Becak. Gara-Gara Dituduh Punya Hutang

Kedua tersangka Ferdiansyah dan Gabak. foto:fadil/krw

PALEMBANG (Kabar Rakyat)-Dua sekawan diringkus polisi. Pasalnya keduanya adalah pelaku pengeroyokan terhadap Feri Agustina (27) warga Jalan Sido Ing Lr Pancasila Kecamatan Gandus, Palembang, Sumatera Selatan, hingga menyebabkan korban tewas. Kedua tersangka bernama Ferdiansyah (30) dan Gabak (30) warga Jalan Depaten Baru RT 22/01 Kelurahan 28 Ilir Kecamatan Ilir Barat (IB) II, Palembang yang  diringkus unit curanmor Polresta Palembang, Senin (12/2), sekitar pukul 22.00.Wib.

BACA JUGA =  Buntut Penghadangan Mobil Sosialisasi Kolom Kosong, Panwaslu Prabumulih Terancam Dipolisikan

Informasi yang dihimpun, kejadian nahas pengeroyokan yang dialami korban Feri terjadi, 10 Februari 2018, sekitar pukul 00.15 wib. Saat itu korban yang berprofesi tukang becak sedang mangkal di kawasan Jalan Tengkuruk tepatnya di depan Blok A, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang.
Ketiga orang itu ribut mulut  masalah hutang piutang. Korban Feri menuduh pelaku ada hutang dengannya. Tak terima dengan tuduhan itu maka terjadi cekcok mulut. Puncaknya dua pelaku mengeroyok dan  langsung menikam korban yang saat itu sedang duduk  dalam becaknya.

BACA JUGA =  Wakil PN Kayuagung Dijabat Edi D Sembiring

Akibat kejadian tersebut korban
pun mengalami dua luka tusuk dibagian dada dan meninggal dunia. ” Saya khilaf pak melakukan ini karena saya marah tidak
terima dikatanya punya hutang. Ini terjadi karena malam itu saya mabuk ,” aku Ferdiansyah kepada wartawan, Selasa (13/2).
Kedua tersangka diancam Pasal 170 KUHP dan 351 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. (fadil/krw).

Tentang sihaj

Baca Juga

Firdaus Berhasil Ungguli Teguh Santosa, Terpilih Sebagai Ketum SMSI

Firdaus saat memberikan kata sambutan usai terpilih sebagai Ketua Umum SMSI periode 2019-2024.foto:net. JAKARTA (Kabar …

Tinggalkan Balasan