Cegah Karhutbunla, Launching Patroli Terpadu Wujudkan Zero Asap di Sumsel

oleh -169 views

Launching Patroli Karhutlabun di Kabupaten OKI, Rabu (2/5). foto:nis/krw.

KAYUAGUNG (Kabar Rakyat)- Kementerian lingkungan hidup dan kehutanan melalui Manggala Agni Daops III Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), melaunching kegiatan Patroli Terpadu pencegahan Karhutbunla. Tujuannya untuk optimalisasi upaya pencegahan Karhutbunla tahun 2018 ini, terutama wilayah Kabupaten OKI.
Launching patroli terpadu dan posko pencegahan karhutbunla tersebut, bertempat di halaman Manggala Agni Daops III OKI, Rabu (2/5).
Dalam launching itu dihadiri oleh unsur TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten OKI, camat kota Kayuagung, Masyarakat Peduli Api (MPA), Kesatuan Pengawas Hutan Produksi (KPHP) dari Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel dan instansi terkait.
Dalam launching itu, sejumlah personil dari satuan terkait dengan sarana dan prasarana siap menjalankan tugasnya dengan mengedepankan prinsip deteksi dini, sosialisasi dan penyuluhan, kemutahiran data. Juga kehadiran petugas di tingkat tapak dan sinergitas antar lembaga dan masyarakat tingkat desa.
Kepala Manggala Agni Daops III OKI, Tri Prayogi SHut mengatakan, untuk launching patroli terpadu ini serentak dilaksanakan. Ini merupakan salah satu bentuk sinergiritas hingga ke tingkat bawah baik itu stakeholder maupun instansi pemerintahan dan swasta serta masyarakat.
” Nantinya tim patroli terpadu ini juga dapat mensosialisasikan kepada masyakarat akan dampaknya bila membakar lahan untuk membuka lahan pertanian atau sebagainya,” ujarnya.
Lanjutnya, sangat berharap tahun 2018 ini tidak ada terjadinya karhutbunla, apalagi Provinsi Sumsel mempunyai perhelatan besar yakni Asian Games. ” Kepada tim satuan tugas yang bekerja dalam tim patroli terpadu, jalankan tugas sebaik-baiknya,” ucapnya.
Komandan Kodim 0402/OKI Letkol Inf Sefrianizar diwakilkan Perwira Sandi, Letda inf Hernawan mengungkapkan, untuk Provinsi Sumsel yang melaksanakan event penting, Asian Games, dimana pelaksanaanya bukan musim hujan sehingga berupaya jangan sampai ada asap.
Jadi harus bekerjasama dalam pencegahan karhutbunla. Apabila ada titik api harus dipadamkan. ” Pekerjaan jangan dibuat berat dan jangan juga berleha-leha,” ujarnya.
Kapolres OKI AKBP Ade Harianto SH MH melalui Kanit Binmas Polsek Kota Kayuagung Iptu Hamari menjelaskan, dalam patroli terpadu dan dilakukan pencegahan secara bersama-sama dan jangan sendiri-sendiri. Mengajak seluruh stakeholder dan satgas untuk laksnakan tugas dengan baik dan jangan jadikan lauching ini sebagai seremonial saja.
” Harapan dapat bekerjasama yang baik sehingga zero asap dapat terwujud di Kabupaten OKI,” pungkasnya.
Sementara itu Kepala BPBD OKI, Listiadi Martin mengatakan, untuk wilayah Kabupaten OKI sangat luas dan sangat potensial terjadinya karhutbunla. Dimana prediksi BMKG ada 47 desa rawan karhutbunla di Sumsel dan asapnya ke Jakabaring Palembang tempat perhelatan besar nanti. Sedangkan di wilayah Kabupaten OKI ada 34 desa rawan karhutbunla dan apabila terjadi kebakaran maka asapnya melintas Jakabaring.
” Dalam launching ini pondasi dasar agar upaya satgas bekerjasama dalam wujudkan zero asap. Jadi bersatu sejak dini bentuk zero asap. Termasuk di dalamnya menjaga masyarakat jangan bakar lahan,” ungkapnya. (nis/krw)

BACA JUGA =  Dinas Tanaman Pangan OKI Tahun ini Akan Bangun 80 Titik Sumur Bor