Can Habisi Nyawa Temannya Sendiri, Kesal Sering Diejek Duda

oleh -121 views

Pelaku Sandra alias Can (26) saat hendak diamankan anggota Polsek Tulung Selatan.  Foto: Ist

KAYUAGUNG (Kabar Rakyat) – Hanya lantaran diduga kesal sering diejek terkait statusnya yang saat ini menduda, Sandra alias Can (26) naik pitam nekat menghabisi nyawa Fahmi (20) yang tak lain sahabatnya sendiri, Senin (13/7/2020) siang.

Peristiwa berdarah tersebut terjadi sekira pukul 12.30 Wib di jalan poros Desa Ujung Tanjung Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), dan sempat disaksikan warga hingga direkam. Sehingga videonya pun viral di medsos.

Informasi didapat menyebutkan, sekira pukul 12.00 Wib, Korban Fahmi yang tercatat sebagai warga Desa Petaling Kecamatan Tulung Selapan menjemput Sandra di rumah saudara pelaku, juga tinggal di Desa Petaling. Dengan mengendarai sepeda motor jenis Honda Supra 125 tanpa plat nopol, maksud korban menjemput pelaku untuk mengajak jalan-jalan ke Desa Ujung Tanjung Kecamatan Tulung Selapan.

BACA JUGA =  Amin Trass, Orang Pertama Lakukan Penyerahan Berkas Calon DPD Sumsel

Rupanya, saat dalam perjalanan menuju Desa Ujung Tanjung, pelaku dan korban sempat cek-cok mulut karena pelaku sering diejek korban terkait statusnya sebagai duda, sedangkan korban masih bujangan.

Setiba di Desa Ujung Tanjung, sekira pukul 12.30 Wib, tepatnya di jalan baru, pelaku dan korban berhenti lalu perkelahian pun terjadi. Pelaku menikam korban saat masih di atas motor lalu berhenti ada perlawananan dari Korban dengan cara ditangkis dan tetap terus melakukan penikaman kearah tubuh Korban berkali-kali sehingga Korban meninggal dunia.

BACA JUGA =  Fikri Ardiyansyah Ketua KPUD PALI. kelima Komisioner KPUD PALI Wajah Baru

Usai menganiaya korban, pelaku lari ke rumah keluarganya di Desa Lebung Gajah Tulung Selapan untuk menyerahkan diri. Lalu anggota Polsek yang mendapatkan laporan, bersama anggota Unit Intel Kodim segera menangkap pelaku di Desa Lebung Gajah.

Setibanya disana, rupanya pelaku berada di rumah Kepala Desa Lebung Gajah. Tim yang datang sempat kewalahan untuk membawa pelaku ke Mapolsek Tulung Selapan, karena banyak massa dari keluarga korban yang menunggu di luar rumah tersebut.

BACA JUGA =  Dua PAW Anggota DPRD Sumsel Gantikan Giri dan Joncik

Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupessy melalui Kapolsek Tulung Selapan Iptu Eko Suseno saat dikonfirmasi mengatakan, pelaku telah diamankan dan segera membawa pelaku ke Mapolres OKI guna penyidikan lebih lanjut.

” Pelaku asal Desa Simpang Tiga Sakti, tetapi telah tinggal di Desa Petaling, begitupun korban. Motif pelaku kesal karena sering diejek oleh korban terkait statusnya yang menduda,” pungkasnya. (nis/krw)