Calon Kades Kecamatan Tanjung Lubuk Laksanakan Deklarasi Damai

oleh -162 views

Calon Kades Kecamatan Tanjung Lubuk Kabupaten OKI, menandatangani Deklarasi Damai,  di Kantor Camat Tanjung Lubuk.

KAYUAGUNG (Kabar Rakyat)- Guna pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada 19 November mendatang berjalan aman, Damai dan kondusif khususnya di Kecamatan Tanjung Lubuk Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Sehingga dilaksanakan Deklarasi Damai, bertempat di Kantor Camat Tanjung Lubuk Desa Pulau Gemantung Ilir, Kamis (24/10/2019).
Dalam sambutan Camat Tanjung Lubuk, Abdul Hakim SSos, untuk pelaksanaan Pilkades tahun ini dilaksanakan serentak pada November mendatang yakni tepatnya tanggal 19, jadi sangat berharap dalam pelaksanaan nanti dapat berjalan aman Damai dan kondusif. Untuk di Kecamatan Tanjung Lubuk calon kades yang akan bertarung  mendapatkan hati masyarakat ada sebanyak 22 orang calon kades dengan jumlah Desa pemilihan sebanyak 7.
” Hari ini Deklarasi Damai di Kantor Camat kita oleh semua petarung yang akan mengikuti pemilihan calon kades pada November nanti, dengan adanya Deklarasi ini para calon kades siap menang dan juga siap kalah dalam pesta Demokrasi nanti, ” Kata Camat.
Dia menegaskan, dalam setiap pesta Demokrasi pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Jadi kepada calon kades yang bertarung untuk nikmati saja proses pilkades hingga selesai. Oleh karena dilaksanakan Deklarasi Damai. Adapun jumlah 7 Desa yang melaksanakan pilkades yaitu Pulau Gemantung, Pulau Gemantung Ilir, Pulau Gemantung Ulu, Pulau Gemantung Darat, Pengarayan, Atar Balam dan Tanjung Harapan dengan jumlah calon kades 22 orang.
” Dalam pesta demokrasi yang ditakutkan adalah ada calon yang tidak siap kalah, maka oleh karena itu perlu dilaksanakan Deklarasi Damai, kita juga minta pencerahan dari PMD, Polsek dan Koramil untuk pilkades ini agar berjalan aman, Damai daan kondusif serta lancar,”ucapnya.
Sementara itu Kapolsek Tanjung Lubuk, Iptu Jhony Martin SH mengungkapkan, Deklarasi ini bertujuan saat pelaksanaan pilkades berjalan aman dan lancar. Bagi yang mencalonkan diri sebenarnya sudah mejadi pemenang kadena telah lulus seleksi administrasi. Dalam pilkades tidak ada menang atau kalah tapi hanya kesempatan yang belum ada bagi yang belum terpilih oleh masyarakat.
” Dalam pelaksanaan pilkades dahulu untuk Kecamatan Tanjung Lubuk berjalan aman dan lancar. Alhamdulilah jadi bagian masyarakat tanjung lubuk yang aman, nanti akan kawal pilkades aman tertib dan terkendali dan tidak mengedepankan emosional, bagi yang menang jangan terlalu eforia dan yang kalah jangan bersedih. Pemimpin bukan kebanggaan tapi amanah, jadi bagaimna jadi pemimpin yang baik, “jelasnya.
Danramil Tanjung Lubuk Kapten Inf Amzah Askani mengatakan, pilkades ini bila selesai nanti dan bagi yang terpilih dan tidak terpilih agar jangan ada permusuhan. Ikuti alur yang ada dalam pelaksanaan pilkades. Dalam bertarung itu ada yang beruntung dan ada yang tidak beruntung.
Dalam Deklarasi Damai tersebut turut dihadiri Kepala Badan Pemberdayaan Desa, Nursula SSos, menyampaikan, pelaksanaan pilkades serentak pada 19 November mendatang. Para calon kades yang bertarung banyak juga yang petahana dan juga yang baru. Deklarasi ini sangat baik dilaksanakan. Untuk sekarang masih tahapan visi dan misi. Berharap pelaksnaan nanti aman dan lancar. Kepada calon harus siap menang dan kalah. Terpilih berarti dipercaya masyarakat. Harapan bagi yang terpilh menjadi kades terapkan aturan desa.
Lanjutnya, ada Tahapan kampanye nantinya harapan tercipta kondisi aman dan lancar. Ikuti prosedur. Netralitas semua paniti harus dijaga. Dalam pilkades tidak ada menang dan kalah. Calon kades ini hebat-hebat karena pilihan masyaarakat.
“Pilkades tahun ini merupakan yang ketiga secara serentak, jadi sudah ada pengalaman dalam pelaksanaan pilkades. Tahun ini ada 102 desa pilkades, berharap kades yang terpilih nanti harus bisa IT, banyak yang harus dihadapi menjadi seorang kades jadi siapkan SDM yang mumpuni, ” Pungkasnya.
Salah satu calon kades Dumyati mengatakan, dirinya siap mencalonkan diri menjadi kades dengan alasan akan memajukan desa kelahirannya yakni Desa Pengarayan. ” Dalam pilkades nanti ada 4 calon yang bertarung, saya siap mengemban amanah bila terpilih nanti, “ucapnya. (nis)

BACA JUGA =  Organisasi Pers Tolak Keras Pemberlakuan Omnibus Law. Pemerintah Diduga Ingin Kembali Obok-Obok Kemerdekaan Pers