Bupati PALI dan Istri Bagikan Paket Makanan Tambahan Gratis kepada Siswa SD

oleh -323 views

 

Bupati PALI, H Heri Amalindo dan istri,  Hj Sri Kustina tampak sibuk membagikan paket makanan tambahan kepada siswa di Talang Ubi,  Sabtu (10/2/2019). foto:ist/net.

PALI–Upaya membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)  mencerdaskan anak-anak dengan cara memberikan makanan bergizi maka Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten PALI membagikan  makanan tambahan kepada siswa sekolah.  Hal ini dilakukan  dalam rangka program Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) tahun 2019.

Pemberian makanan tambahan itu dilakukan di 5 sekolah sekaligus dalam wilayah Kecamatan Talang Ubi. Pembagian makanan itu dipusatkan di SDN 39 Talang Ubi, Desa Persiapan Jerambah Besi, Sabtu (9/2). “Melalui program PMT-AS kita perbaiki gizi anak untuk mendorong minat dan kemampuan belajar anak. Kegiatan ini merupakan kegiatan TP PKK PALI melalui Pokja 3,” kata Rusmalina, yang menjabat Plt Ketua TP PKK PALI.

BACA JUGA =  Ini Dia Camping di Klinik Outbond RSUD Sekayu. Mau tau Jadwal Terapi Holistik Covid-19 RSUD Sekayu ?

Ir Hj Sri Kustina, yang tak lain merupakan istri orang nomor satu di Kabupaten PALI, H  Heri Amalindo , mengatakan  melalui program PMT-AS dapat meningkatkan kecukupan gizi anak sekolah menjadi cerdas dan sehat. Dimana paket PMT-AS yang dibagikan berupa biskuit, susu dan telur. “Kita ketahui bahwa anak-anak yang sekolah butuh perhatian kita semua. Dalam pemenuhan gizi anak kita perlu  bekerja sama semua pihak, terutama antara orang tua, pihak sekolah dan pemerintah. Jadi, dalam kegiatan ini adalah salah satu kerjasama TP PKK dengan pemerintah dengan memberikan makanan tambahan agar tumbuh kembang anak kita menjadi baik,” kata Sri Kustina.

BACA JUGA =  Atasi Dampak Virus Corona, Heri Amalindo Beri Bantuan Kepada Ojek dan Kuli Panggul

Dia (Sri Kustina) juga menghimbau orang tua yang memiliki anak sekolah agar waspadai dan mengawasi anak-anaknya untuk tidak mengkonsumsi makanan mengandung bahan pengawet serta bahan yang berbahaya lainnya, yang biasanya dijual bebas dimana-mana sebagai jajanan.

Bupati PALU,  H Heri Amalindo, mengapresiasi kegiatan TP PKK tersebut.  “Sehat sangat penting, karena percuma banyak harta kalau badan tidak sehat. Dengan kegiatan ini juga, kami sebagai pemerintah merasa terbantu dan diharapkan kegiatan ini memberikan contoh kepada kita bagaiman cara memenuhi gizi keluarga terutama anak-anak kita,” kata Heri Amalindo saat memberikan sambutan.

BACA JUGA =  Ratusan Anak di OKI Disuntik Vaksin Difteri

Pemenuhan gizi keluarga ditegaskannya tidak harus mengeluarkan biaya mahal. Warga bisa memanfaatkan pekarangan dan memelihara ayam untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga.  “Memelihara ayam misalnya, telur bisa dikonsumsi, dan kalau dipelihara dengan baik, pasti menghasilkan ayam yang banyak. Nah, kalau lebaran tidak akan lagi mengeluh harga daging maupun ayam mahal, sebab kita sudah ada, ” pungkasnya. (dar/adv/krw)