Bocah Tenggelam di Sungai Komering Ditemukan, Penyelamatan Oleh BPBD OKI

oleh -655 views

Tim BPBD OKI dan tim gabungan setelah menemukan korban langsung dihantarkan ke rumah duka dengan menggunakan Ambulance, Minggu (5/7/2020) sore.

KAYUAGUNG (Kabar Rakyat) – Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) bersama Basarnas, Damkar, TNI, Polri serta masyarakat berhasil menemukan jenazah korban AN (9) yang hanyut tenggelam di anak Sungai Komering.

” Alhamdulillah korban berhasil ditemukan di areal Desa Sri Dalam Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir (OI) Minggu (5/7/2020) sore ini, yakni sekitar pukul 17.45 WIB dalam keadaan meninggal dunia,” kata Kepala BPBD Kabupaten OKI, Listiadi Martin SSos MM, kepada Kabar Rakyat, Minggu (5/7/2020).

Diungkapkan, korban ditemukan mengapung di pinggir sungai di Desa Seri Dalam Kabupaten Ogan Ilir atau sekitar 13 Km dari lokasi awal kejadian. Korban kemudian dievakuasi dan dibawa menggunakan mobil ambulance menuju kerumah duka guna dilakukan proses pemakaman.

BACA JUGA =  PRADA ASEP SUMBANG 2 MEDALI EMAS DI CABANG ATLETIK PORAD VIII

Lanjut Listiadi, sebelum melakukan pencarian kepada korban di sungai, dilakukan briefing bersama tim gabungan yakni Basarnas Sumsel, damkar, TNI, Polri yang meliputi unsur babinsa, babinkamtibmas Kecamatan Kota Kayuagung, satgas BPBD OKI sendiri termasuk warga setempat.

” Usai briefing langsung operasi lanjutan pencarian anak tenggelam hingga akhir ditemukan setelah menyusuri anak sungai Komering di Desa Muara Baru, “ujarnya.

Dalam penyelamatan tersebut, dipimpin langsung oleh Kepala BPBD Kabupaten OKI Listiadi Martin SSos MM. Diberitakan sebelumnya, bocah yang bernama AN (9) ini tenggelam di sungai sejak Sabtu (04/07/2020) pagi. Informasi yang dihimpun, AN tenggelam saat tengah mandi di aliran sungai tersebut.

BACA JUGA =  Tiga 'Jurus' PT Semen Baturaja Hadapi Persaingan Global

Kades Muara Baru, Samiun menceritakan memang benar AN tenggelam saat mandi bersama tiga temannya, lalu saat sedang mandi, korban yang tidak bisa berenang tiba-tiba tertarik pusaran air dan terseret ke tengah sungai. Melihat temannya tenggelam dan melambaikan tangan, lalu ketiga temannya berteriak memanggil warga.

“Namun saat warga berdatangan dia sudah tidak terlihat lagi. Ya, hingga saat ini kami tengah mencari keberadaan korban, semoga saja cepat ditemukan,” ucapnya.

Dia menjelaskan, pencarian tersebut berlangsung dari Sabtu dan sempat dibantu oleh pihak Damkar OKI. “Dari kemarin kami dibantu Damkar, alhamdulillah dini hari tadi datang pertolongan dari Basarnas Provinsi sebanyak delapan anggotanya,”ungkapnya.

BACA JUGA =  Kepsek SMPN 10 Pangkal Pinang Bantah Kekerasan terhadap Siswa Terjadi di Sekolahnya

Rupanya arus sungai yang cukup deras membuat warga kesulitan untuk melakukan pencarian terhadap bocah tenggelam ini. Terlebih, mereka (warga) terpaksa melakukan pencarian dengan alat seadanya sebelum ada bantuan. Barulah Minggu (5/7/2020), ada bantuan tim Rescue Basarnas Sumsel yang berjumlah delapan orang diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan menggunakan Rescue Car.

Selain menerjunkan personil, peralatan seperti Rubber Boat, alat selam, peralatan medis, komunikasi dan evakuasi juga ikut dibawa guna membantu pelaksanaan Operasi Pencarian dan Pertolongan (Operasi SAR).

” Kami mengimbau agar orangtua untuk selalu waspada dalam menjaga anak-anaknya ketika berada disungai baik ramai-ramai atau sendiri. Marilah kita sama-sama membiasakan hidup yang selalu mengutamakan keselamatan baik secara perorangan maupun secara bersama,”tegasnya. (nis/krw)