Breaking News
Home / Sumsel / Banyuasin / BNN Sumsel Tembak Mati 2 Pengedar Narkoba Jaringan Malaysia

BNN Sumsel Tembak Mati 2 Pengedar Narkoba Jaringan Malaysia

Jenazah pengedar narkoba yang ditembak mati saat berada di kamar mayat RS Bhayangkara Polda Sumsel.  foto:simburnews.

PALEMBANG (Kabar Rakyat)– Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumatera Selatan (Sumsel) dan Bea Cukai Palembang menembak mati dua pengedar narkoba jaringan Malaysia-Indonesia. Petugas juga mengamankan dua tersangka lain yang masuk dalam komplotan itu.  “Jumlah tersangka ada empat. Dua ditembak mati karena melawan saat akan ditangkap, berinisial HD dan MY. Mereka membawa langsung narkoba ini dari Malaysia,” terangnya, Kepala BNN Sumsel, Brigjen Jon Turman Panjaitan, di kamar mayat RS Bhayangkara Polda Sumsel, Rabu (9/5).

BACA JUGA =  Reuni Akbar Wartawan Sumsel Berlangsung Penuh Keakraban. Sekaligus Launching Buku Wartawan Hebat Sumatera Selatan 789

Turman mengatakan, keempat tersangka ditangkap di Pelabuhan Tanjung Api-Api, Banyuasin sekitar pukul 05.00 WIB dini hari. Penangkapan dilakukan setelah pihaknya melakukan pengintaian selama sepekan terakhir bersama Bea Cukai. “Tersangka yang ditembak mati merupakan warga asal Aceh. Barang bukti yang disita ada sabu seberat 3 kg dan 5.000 butir pil ekstasi. Semua dibawa dari Malaysia,” kata jenderal bintang satu ini.

Menurut dia, peredaran sabu dan ekstasi ke Sumatera Selatan mulai menggunakan jalur baru. Aliran Sungai Musi dimanfaatkan sebagai jalur tikus untuk memasukkan barang haram itu ke Bumi Sriwijaya. “Dulu banyak peredaran itu masuk dari jalur darat dan udara. Sekarang para bandar ini sudah melalui jalur-jalur tikus di Sungai Musi untuk mengirim barang, ini yang perlu diwaspadai. Tembak mati ini juga sebagai peringatan keras kami,” tegasnya.

BACA JUGA =  FORUM MASYARAKAT PENCINTA ALAM KABUPATEN MUARA ENIM KIBARKAN MERAH PUTIH DI PUNCAK GUNUNG DEMPO

Sementara, Kasi Penindakan dan Penyidikan Kantor Bea Cukai Palembang, Januri pun menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pengawasan di jalur-jalur rawan. Terutama bandara, pelabuhan dan jalur-jalur tikus di perairan Sungai Musi. “Selama ini kami terus pantau jalur-jalur tikus. Memang ini baru terungkap setelah dilakukan pemantauan oleh tim gabungan BNN dan Bea Cukai. Ke depan kami juga perketat barang-barang masuk dari luar,” kata Januri sembari mengatakan, saat ditangkap tim gabungan tadi pagi, tim sempat kejar-kejaran dengan dua tersangka. Kedua tersangka ditangkap setelah keluar dari pelabuhan.

BACA JUGA =  Bawa Sabu , 2 Pria Diringkus Anggota Polres OKI

Sementara itu, Kahar Muzakir, ketua Komisi III DPR-RI mengatakan, kasus narkoba menjadi soroton para wakil rakyat. Menurutnya, dewan mendukung Polda Sumsel beserta jajarannya untuk menembak mati para pengedar narkoba.” Saya akan dukung jika bandarnya tak bisa ditangkap dengan baik, tembak mati pun saya dukung. Mungkin menjadi solusi terakhir,” tutur Kahar Muzakir kepada wartawan saat di Ruang Catur Sakti Mapolda Sumsel.(fadil/krw)

Tentang sihaj

Baca Juga

Firdaus Berhasil Ungguli Teguh Santosa, Terpilih Sebagai Ketum SMSI

Firdaus saat memberikan kata sambutan usai terpilih sebagai Ketua Umum SMSI periode 2019-2024.foto:net. JAKARTA (Kabar …

Tinggalkan Balasan