BNN Prabumulih Ringkus 2 Pemuda Pemuja Sabu

oleh -500 views

Tersangka Bayu Saputra dan Rajib (tengah) diapit petugas BNN Prabumulih. foto:dian/krw.

PRABUMULIH (KABAR RAKYAT)-Kedapatan membawa narkotika golongan I jenis sabu, dua pemuda  diringkus anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Prabumulih di wilayah Cambai Kota Prabumulih.

Kedua pemuda dimaksud Bayu Saputra (25) warga Desa Modong, Kabupaten Muara enim dan Rajib alias Midun (26) yang mengaku bertempat tinggal di Palembang. Dari tangan kedua tersangka petugas berhasil menemukan barang bukti berupa 3 paket sabu -sabu siap edar.

Kepala BNN Kota Prabumulih, Ibnu Mundzakir saat press release, Senin (7/5). foto:dian/krw.

Kepala BNN Kota Prabumulih, Ibnu Mundzakir mengatakan, penangkapan pelaku bermula saat pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat. Berdasarkan laporan tersebut pihaknya melakukan pengembangan penyelidikan untuk membuktikan keterlibatan pelaku.

BACA JUGA =  Ternyata Beras Berlabel 'Bantuan Bupati Pali' Dibeli Menggunakan Uang Pribadi Heri Amalindo

Setelah mengumpulkan bahan keterangan, ditetapkanlah keduanya sebagai target operasi. Akhirnya salah satu pelaku atas nama Bayu saputra (25) berhasil diringkus di wilayah Desa Pangkul dusun 7 kecamatan Cambai Kota Prabumulih sekitar pukul 17.00 WIB. Dari tangan tersangka petugas menemukan 2 paket kecil narkotika jenis sabu. “Dari tangan tersangka Bayu kita amankan 2 paket sabu seberat 2.77 gram, 1 unit sepeda motor Yamaha Jupiter Z warna biru hitam, uang senilai Rp190 ribu,” jelas Ibnu saat menggelar Press Release kasus narkoba tersebut, Senin (7/5).

Dikatakan Ibnu, dari interogasi awal terhadap pelaku Bayu, petugas mendapatkan identitas pelaku lain. Dengan teknik undercover buying, petugas kembali menangkap pelaku Rajib alias Midun (26) di wilayah Jalan Raya Desa Pangkul dusun 4, Kecamatan Cambai sekitar pukul 18.00 WIB. “Dari hasil interogasi awal terhadap Bayu, dirinya mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari Rajib alias Midun. Sekitar sejam kemudian, kita lakukan penangkapan terhadap Rajib,” kata Mundzakir.

BACA JUGA =  Rumah Dilempar Genteng, Suharto Habisi Tetangga

Ditambahkanya, dari tangan tersangka Rajib, pihaknya mengamankan barang bukti berupa 1 paket narkotika jenis sabu dengan berat bruto 4, 83 gram, serta handphone strawberry hitam, dan sepeda motor Honda Revo warna hitam yang digunakan pelaku untuk transportasi penjualan narkoba. “Para tersangka kini sedang menjalani proses penyidikan lebih lanjut di kantor BNN Kota Prabumulih,”jelas Ibnu.

Akibat perbuatannya, para pelaku akan diancam sesuai rumusan pasal 114 ayat 1 atau 112 ayat 1 Undang-Undang No 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman kurungan minimal 6 tahun penjara.

BACA JUGA =  Tiga Instansi Pegang Kunci Gudang Logistik Pilkada Muara Enim

Sementara itu, tersangka Bayu mengaku barang haram sengaja dibelinya untuk dikonsumsi sendiri. Dirinya menuturkan selama enam bulan terakhir tidak bisa lepas dari ketergantungan barang haram tersebut. “Aku konsumsi narkoba sudah enam bulan terakhir. Tapi aku cuma makai bukan jual,” ungkap Bayu.

Selain itu, pelaku Rajib mengungkapkan bahwa dirinya juga pemakai narkoba. Namun untuk kasus kali ini dirinya hanya bertugas sebagai kurir. “Aku  ditelpon Bayu untuk ngantarkan pesanan dia, barang itu bukan punyo aku tapi punyo bandar berinisial FN” jelasnya. (dian/krw).