BKD Prabumulih Tertibkan Reklame dan Baleho Ilegal

oleh -377 views

Upaya penertiban baleho dan reklame ilegal di Kota Prabumulih, Kamis (3/5). foto:ist.

PRABUMULIH (Kabar Rakyat)-Pemerintah Kota Prabumulih melalui Badan Keuangan Daerah (BKD) Prabumulih melakukan pencopotan 10 reklame dan baleho yang diduga ilegal terpasang di sepanjang Jalan Jendral Sudirman Kota Prabumulih, Kamis (03/5)

Banyaknya reklame dan baleho ilegal itu Pemerintah Kota Prabumulih dirugikan sekitar Rp 100 juta lantaran dalam pemasangan reklame dan baleho tidak membayar kontribusi berupa pajak dan tidak ada izin mendirikan bangunan tiang. ” Kita melakukan pencopotan reklame dan baleho di sepanjang Jalan Jendral Sudirman ini karena ini melanggar hukum, serta untuk izin mendirikan bangunan tersebut harus diurus di kantor perizinan tapi itu tidak ada,” kata Kepala BKD, H Jauhar Fahri SE.

BACA JUGA =  Karateka Inkai dari 3 Daerah Gashuku di Pagaralam

Menurut Jauhar, retribusi tahunan seharusnya satu reklame atau baleho itu harus bayar Rp 10 juta dengan 10 titik tidak dibayar sehingga Pemkot Prabumulih  rugi Rp 100 juta. Penertiban itu didukung Pemkot juga didukung oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Beberapa waktu lalu KPK melakukan sosialisasi ke Prabumulih mendukung Kota Prabumulih, karena akibat pemasangan reklame dan baleho ilegal itu membuat sumber pendapatan daerah kami berkurang padahal dana pusat kami berupa DAK (Dana Alokasi Khusus) dan DAU(Dana Alokasi Umum) mulai berkurang,” ungkapnya.
Penertiban reklame dan baleho itu dilakukan bekerjasama dengan instansi terkait terkait seperti Satpol PP dan bagian perlengkapan serta lainnya. “Sebelum kita melakukan pencopotan, kita sudah melakukan peringatan dan pemanggilan namun tidak ada upaya sehingga kita lakukan pencopotan,” jelasnya. (dian/krw).

BACA JUGA =  Kebakaran di Gumay Ulu, 2 Rumah Ludes Seorang Kakek Tewas Terpanggang