Breaking News
Home / Sumsel / Palembang / Berita Tendensius Ingin Hancurkan Image Alex Noerdin Di Hati Masyarakat Sumsel

Berita Tendensius Ingin Hancurkan Image Alex Noerdin Di Hati Masyarakat Sumsel

Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin usai acara pelantikan  Ketua dan pengurus Pengprov PBI Sumsel, memberikan keterangan terkait isu pemukulan terhadap Kadisdukcapil Sumsel, Jumat (23/2) malam di Griya Agung. foto:sihatjudin/krw.

PALEMBANG (Kabar Rakyat)– Menjelang pemilihan Gubernur Sumatera Selatan ( Sumsel) suasana politik  di Sumsel mulai menghangat. Pemberitaan tendensius dan kampanye hitam (black campaign) mulai bertebaran khususnya yang menghantam Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin. Lho mengapa Alex Noerdin yang dijadikan sasaran? Salah satu tujuan untuk membuat image Alex Noerdin agar melekat sebagai sosok yang buruk dan otoriter di mata publik. Pasalnya putra Alex Noerdin, Dodi Reza yang kini menjabat Bupati Muba itu juga ikut mencalonkan sebagai Gubernur Sumsel periode 2018-2023 berpasangan dengan Giri Ramanda, Ketua DPRD Sumsel dan juga Ketua DPD PDI-Perjuangan.

Kabar terbaru yang dihembuskan salah satu kubu bahwa Alex Noerdin memukuli Septiana Zuraidah Kepala dinas Dukcapil Sumsel saat rapat dengannya di Griya Agung hingga harus dirawat RS Siloam. Pemberitaan tendendius ini banyak beredar di medsos dan media online.

BACA JUGA =  Mayat Bersimbah Darah Korban Begal Motor Hebohkan Warga Lebong Siarang

Saat acara pelantikan Kurmin Halim sebagai Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Boling Indonesia (PBI) Sumsel di Griya Agung, Jumat (23/2) malam, banyak wartawan ingin konfirmasi dengan Alex Noerdin terkait isu yang beredar tersebut. Alex pun mempersilahkan para jurnalis yang ingin bertanya kepadanya. Tiada kesan untuk menghindari pertanyaan wartawan. Namun dia (Alex) menghimbau kepada jurnalis yang ingin konfirmasi kepadanya, agar cek dan ricek sebelum menayangkan suatu berita. Jangan berita yang tidak benar dinaikkan. “Kita habis waktu dan dibilang orang bodoh jika menanggapinya,” kata orang nomor satu di Sumsel ini.

Apa isu itu benar? Alex menyatakan semua itu sudah dijawab humas dan clear. Menurut Alex Noerdin tidak ada kejadian itu dan dia malas menanggapinya lebih lanjut karena hanya menghabiskan energi.

Sebelumnya pihak Humas dan Protokol Pemrov Sumsel telah menggelar jumpa pers terkait adanya pemberitaan bernada tendensius yang menyerang pribadi Alex Noerdin, Jumat (23/2) sore. Menurut Kabag Humas Pemrov Sumsel, Iqbal Ali Syahbana,  pada saat rapat yang dibilang ada kejadian keributan antara Septiana Zuraida (Kadis Dukcapil Sumsel) dengan Alex Noerdin, Jumat (23/2) pagi, pihaknya selaku Humas dan Protokol berada  di lokasi. Memang mereka tidak masuk ke dalam ruang rapat yang memang tertutup namun dipastikan tudingan adanya kejadian Gubernur Alex Noerdin melabrak apalagi memukul Kadisdukcapil tidak pernah ada.” Karena semuanya terlihat dari kaca,”kata Iqbal.

BACA JUGA =  Taksi Online Tidak Wajib Keur dan Pasang Stiker. Dishub Sumsel Akan Sinergikan Permenhub No 118 Tahun 2018 dengan Gojek dan Grab

Dijelaskan Iqbal , kronologisnya kegiatan rapat Septiana menghadap Gubernur berdua di ruang rapat dan kami di luar. Staf humas  dan protokol di luar namun dapat memantau dari kaca. “ Justru Bu Ana yang membentak dan memarahi Pak Alex, setelah itu dia bersujud sambil nangis minta maaf,” jelas Iqbal.

Melihat situasi demikian Gubernur minta Septiana menenangkan diri dengan menyuruhnya keluar ruangan rapat.  Kabag Protokol, Iwan lalu mengajak Septiana keluar namun tangan Iwan malah ditepis dengan kasar. Ditegaskan Iqbal , berdasarkan kesaksian mereka, justru Septiana yang terlihat  berteriak memarahi serta histeris kepada gubernur.

BACA JUGA =  Pemuda-Pemudi Diberi Pelatihan Sablon Gratis. Bisa Buat Topang Perekonomian Keluarga

Sedangkan Kabag Protokol, Iwan  menambahi, saat keluar ruangan  Septiana (Kadisdukcapil) terdengar mengomel mengeluarkan kata-kata yang tidak enak dan tidak pantas. Dia bilang “Pak Gubernur yang hampir habis masa jabatan” ujar Iwan menirukan ucapan Septiana.

Isu miring yang ingin membunuh karakter  Alex  Noerdin itu beredar  menurut info berdasarkan keterangan staf Disdukcapil berinisial A. Namun ditegaskan Iwan, saat rapat hingga Septiana (Kadisdukcapil) keluar ruangan staf berinisial A itu tidak ada disana (Griya Agung). “Pak Alex kami lihat saat diteriaki hanya duduk santai tanpa bergerak, tapi kemudian terlihat bu Ana (Septiana, Red) seperti meminta maaf berlutut di kaki Pak Gubernur” beber Iwan. (sihat/krw)

 

Tentang sihaj

Baca Juga

Firdaus Berhasil Ungguli Teguh Santosa, Terpilih Sebagai Ketum SMSI

Firdaus saat memberikan kata sambutan usai terpilih sebagai Ketua Umum SMSI periode 2019-2024.foto:net. JAKARTA (Kabar …

Tinggalkan Balasan