Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba dikalangan Pelajar, Program Jaksa Masuk Sekolah

oleh -352 views

Kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di SMA Negeri 3 Unggulan OKI.

KAYUAGUNG (Kabar Rakyat) – Puluhan siswa-siswi SMA Negeri 3 Unggulan OKI mendapatkan penyuluhan hukum oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) OKI. Guna memberikan pengetahuan akan bahaya narkotika dan tindak pidana korupsi.

Kegiatan itu dilaksanakan di Gedung Aula SMA Negeri 3 Unggulan OKI, Senin (14/6/2021). Kegiatan tersebut merupakan kepedulian Korps Adhiyaksa dengan ikut berkontribusi dalam dunia pendidikan, melakukan kegiatan penyuluhan hukum ke lembaga sekolah dengan nama Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS). Dimana merupakan agenda rutin Kejaksaan Negeri yang harus dilaksanakan. Ditujukan ke lembaga pendidikan seperti tingkat SMP, SMA/SMK dan perguruan tinggi.

Diungkapkan Kasi Intel Kejari OKI, Belmento SH, untuk kegiatan JMS sudah sering dilaksanakan di sekolah-sekolah, tahun ini bertempat di SMA Negeri 3 Unggulan OKI. Dengan narasumber dalam penyuluhan pegawai dibidang intelejen.

BACA JUGA =  Pemkot Prabumulih Bangun Rumah Warga yang Terbakar. Pjs Wako Lakukan Peletakkan Batu Pertama

” Dalam giat tadi para siswa-siswi responnya sangat baik, semuanya semangat dan aktif dalam mengikuti acara yang disampaikan oleh jaksa kita. Maka dari itu cukup banyak siswa yang mengajukan pertanyaan seputar bahaya narkoba, “ kata Belmento.

Sambung dia, dengan adanya kegiatan JMS ini, harapannya dari kejaksaan dapat terus dilaksanakan di sekolah-sekolah lain. Dengan alasan ilmu pengetahuan terkait hukum, bahaya narkotika dan tindak pidana korupsi dan lainnya sangat bermanfaat bagi siswa-siswi di sekolah. Dengan begitu dapat menambah ilmu pengetahuan serta dapat disebarluaskan kepada teman, keluarga dan dan orang lain di luar lingkungan sekolah.

BACA JUGA =  Hujan Lebat disertai Angin Kencang, Ambruk kan Rumah Warga Jua-jua Kayuagung

Wulan Oktarani SH menyampaikan materinya kepada siswa-siswi bahaya narkotika dikalangan pelajar. Yakni biasanya para pelajar awalnya coba-coba hingga akhirnya terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika yang sangat berbahaya.

” Biasaya dikalangan pelajar itu narkoba coba-coba hingga terjerumus menjadi pengguna. Sehingga para pelajar harus diedukasi atau pemahaman terkait akan bahayanya narkoba, ” terang Wulan kepada para pelajar yang mengikuti penyuluhan.

Lanjut Kasi Intel, para pelajar memang sangat perlu diberikan edukasi atau pemahaman terkait bahaya narkoba. Ini merupakan langkah pencegahan bagi generasi muda agar tidak terjerumus narkoba. Termasuk pemahaman tindak pidana korupsi. Oleh karena itu memberikan sosialisasi terkait bahaya dan dampak mengkonsumsi narkoba. Selain itu, ancaman dari pengguna narkoba bisa menjerat pelakunya sampai belasan bahkan puluhan tahun.

BACA JUGA =  Satuan Narkoba Ciduk 5 Pengguna Narkoba. Satunya Berstatus Mahasiswa

” Generasi muda sekarang rentan terkena pengaruh dari narkoba, maka dapat terhindar dan tidak melakukan penyalahgunaan narkotika dengan dilakukan penyuluhan hukum, ” tegas dia.

Sementara itu, kepala Sekolah SMA Negeri 3 Unggulan OKI, Anis Joko SPd mengatakan, mengapresiasi penyuluhan hukum yang dilakukan Kejari OKI. Dengan bertujuan

memberi wawasan tentang bahaya narkoba dan bahaya adanya penyalahgunaan narkoba yang sering terjadi. (nis/krw)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.