Breaking News
Home / Kriminal / Berebut Lapak Berjualan, Kepala Seorang Pedagang Dihantam Bambu Hingga Berdarah

Berebut Lapak Berjualan, Kepala Seorang Pedagang Dihantam Bambu Hingga Berdarah

Tersangka Feridar yang ditangkap tim Gurita Polres Prabumulih.        foto:and/krw

PRABUMULIH (Kabar Rakyat)-Gara-gara berebut lapak berjualan, dua pedagang bumbu dapur di Pasar Inpres duel. Keduanya saling pukul. Awalnya kedua hanya bertengkar mulut namun karena mungkin ada ucapan yang meyakitkan hati akhirnya terjadi aksi saling pukul.

Polisi dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Prabumulih pun terpaksa menangkap Feridar Haryanto (37), warga Jalan Alipatan Kelurahan Mangga besar Kecamatan Prabumulih Utara. Feridar ditangkap karena berkat pengaduan Wahyudi (28) ke Polres Prabumulih yang jadi korban penganiayaannya.

BACA JUGA =  Usai Nonton Pidato Kenegaraan RI, DPRD Lahat Sidang Paripurna Mengumumkan Bupati dan Wakil Bupati Lahat Terpilih Periode 2018-2023

Pertengkaran mulut kedua pedagang itu walaupun sudah dilerai tapi ternyata Feridar tetap merasa kesal. Kemudian tiba-tiba Feridar langsung mengambil sebilah bambu dan memukul kepala Wahyudi dengan keras berkali kali yang saat itu dalam keadaan tidak siap. Akibatnya, Wahyudi mengalami luka robek di bagian kepala dan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat. Sementara Feridar langsung kabur.

Tak terima dirinya dianiaya, Wahyudi Langsung melapor ke Polres Prabumulih dengan dasar sesuai laporan polisi nomor : LP/B-11/I/ 2018/Sumsel/Pbm/Res tgl 15 Januari 2018. Mendapati laporan tersebut, pihak kepolisian langsung melakukan pengembangan. Berbekal informasi keberadaan dan ciri ciri pelaku, kurang dari satu bulan buron akhirnya Feridar pun berhasil tertangkap. Feridar ditangkap anggota Timsus Gurita dan Reskrim Polsek Prabumulih Barat saat kembali kerumahnya usai pelariannya. Demi kepentingan penyidikan Feridar pun langsung digelandang ke Polres Prabumulih.

BACA JUGA =  Nelayan Asal Desa Upang Banyuasin, Edarkan Sabu di OKI Diciduk Anggota Reserse Narkoba

Kepadanya penyidik Feridar mengakui perbuatannya menganiaya Wahyudi lantaran kesal dan emosi. “Aku kesal dan emosi saja pak. Kami ini ribut soal lapak jualan saja. Saya nyesal pak telah menganiayanya ,” akunya.

Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti SE MM melalui Kasat Reskrim Polres Prabumulih AKP Eryadi Yuswanto SH MH mengatakan, pelaku ditangkap tanpa perlawanan. Feridar ditangkap karena menganiaya rekannya dan saat ini sudah diamankan di Polres Prabumulih. “Barang bukti sebilah bambu yang digunakan melakukan pemukulan sudah kita amankan. Pelaku juga terancam kurungan penjara 5 tahun,” pungkasnya. (and/krw)

BACA JUGA =  Polisi Ringkus Pelaku Curanmor Meresahkan dan Seorang Penadah

Tentang sihaj

Baca Juga

Kembali Sopir Online Jadi Korban Perampokan Penumpangnya.Tewas Mengenaskan Dengan Tubuh Penuh Luka Tusukan

Kedua tersangka perampokan yang berhasil ditangkap massa dan barang bukti satu unit mobil Toyota Avanza …

Tinggalkan Balasan