Begal Motor Wilayah Keramasan Dibekuk Petugas. Setiap Melakukan Aksinya, Budi Selalu Ancam Korban Dengan Senjata

oleh -396 views

 

Tersangka Budi Irawan (baju orange) saat gelar perkara di Mapolsek Kertapati, Kamis (8/2). foto:fadil/krw.

PALEMBANG (Kabar Rakyat) – Dengan wajah lebam Budi Irawan (25) hanya bisa terdiam saat penyidik unit reskrim Polsek Kertapati mencecarnya dengan sejumlah pertanyaan. Warga Jl TPA Keramasan Kelurahan Keramasan Kecamatan Kertapati ini dibekuk di rumahnya oleh petugas unit reskrim Polsek Kertapati pimpinan Ipda Deni. Penangkapan ini terkait keterlibatan tetsangka pada kasus begal dengan korban Ruri Afsandi (22) warga Jl Mayor Zen Lrg Segaran Kelurahan Sei Selayur Kecamatan Kalidoni, Palembang, Sumatera Selatan pada Agustus 2017 lalu.
Menurut Kapolsek Kertapati, AKP I Made Suryawan, dalam menjalankan aksinya tersangka bersama rekannya berinisial Ed (masih buron,red) menggunakan senjata tajam dan diduga juga memakai senjata api (senpi rakitan) untuk menakut-nakuti korbannya. “Berbekal informasi yang didapatkan anggota, kita berhasil mengendus keberadaan tersangka yang juga menjadi TO (terget operai) saat Operasi Sikat Musi 2018 dan disergap di rumahnya tanpa perlawanan beberapa waktu yang lalu,” ungkap Suryawan, Kamis (8/2).

BACA JUGA =  Terkait Pembangunan Hotel Ibis, Dirut PT ICM Diperiksa 7 Jam

Penangkapan tersangka atas pengaduan korban Ruri yang bekerja sebagai karyawan PT Sritrang Lingga Indonesia (SLI) yang pada 28 Agustus 2017 sekitar pukul 19.30 WIB dibegal kedua tersangka di depan PT Rotari Jl TPA Keramasan saat pulang kerja. “Korban yang membawa sepeda motor Suzuki Satria nopol BG 2902 M dibegal kedua tersangka yang juga membawa sepeda motor Honda Beat nopol BG 3686 ABK dengan ancaman pisau dan terpaksa menyerahkan sepeda motornya,” ungkap Suryawan. Akibat perbuatannya tersangka diancam pidana melanggar pasal 365 KUHP dengan ancaman penjara lima tahun. Selain tersangka, juga diamankan barang bukti berupa satu buah pisau panjang, dua unit sepeda motor dan sejumlah barang bukti lain. Sementara, tersangka Budi kepada penyidik mengaku telah dua kali melakukan aksi pembegalan di wilayah hukum Polsek Kertapati
. “Kali pertama kali membegal motor dengan Ed mengancam korban dengan senpi milik Ed. Tapi senpi itu saat hendak ditembakan tidak meletus makanya kami langsung lari. Kali kedua Agustus 2017 lalu kali ini dengan pisau dan berhasil,” ungkap tersangka yang pernah mendekam selama dua bulan lamanya di sel tahanan Polsek IB I akibat kasus pencurian ponsel.(kms)

BACA JUGA =  3 Begal Rampas Motor Ibu RT di Sako. Seorang Tersangka Berhasil Ditangkap, 2 Masih Diburu