Breaking News
Home / Kriminal / Bandit Sadis Lintas Kabupaten Tewas Setelah Peluru Petugas Bersarang di Dada

Bandit Sadis Lintas Kabupaten Tewas Setelah Peluru Petugas Bersarang di Dada

LAHAT (Kabar Rakyat)- Akhirnya  aksi Ibrahim Alias Bruhim (45) seorang bandit sadis warga Desa Pendopo, Kecamatan Lintang Kanan, Kabupaten Empat Lawang, Sumsel, berakhir. Ibrahim yang merupakan bandit begal lintas kabupaten ini tewas setelah peluru anggota Tim Panther Polres Lahat bersarang  di dadanya.

Ibrahim semasa hidup memang meresahkan bukan hanya masyarakat Lahat tapi juga kabupaten tetangga. Sudah banyak yang menjadi korban kesadisannya. Korban terakhir pelaku, sepasang muda-mudi yang bernama Selly (17) warga Desa Pagar Batu, Kecamatan Pulau Pinang dan Hendri (20) warga Desa Jati, Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat. Ibrahim menodong pasangan muda-mudi itu. Saat itu Hendri melawan namun nahas dia tewas terbunuh ditangan Ibrahim. Hendri tewas karena banyak mengeluarkan darah dari luka bacok dan luka tusuk di tubuhnya.

BACA JUGA =  Diduga Ini Penyebab Tewasnya Honorer Kantor Camat Kota Agung. Korban Ditemukan Tak Bernyawa Di Rumah Dinas Camat Tanpa Busana

Kapolres Lahat, AKBP Roby Karya Adi melalui Kasat Reskrim, AKP Ginanjar Aliya Sukmana menjelaskan aksi perampokan dan begal itu terjadi pada Sabtu 9 September 2017 lalu di Desa Jati, Kecamatan Pulau Pinang, Lahat. ” Pelaku (Ibrahim) melarikan diri dengan membawa hasil curian berupa satu buah sepeda motor dan satu unit telepon genggam,” jelas Ginanjar saat dihubungi wartawan, Sabtu (19/5).

Jajaran buru sergap Polres Lahat terus melakukan pencarian terhadap Ibrahim yang tindakannya semakin hari semakin beringas dan meresahkan. Akhirnya pelaku ditangkap saat bermain judi di Desa Pendopo, Kecamatan Lintang Kanan pada Senin (14/5) lalu sekitar pukul 22.00 Wib.

BACA JUGA =  Kapolri Hadiri Tabliq Akbar Ceramah Kebangsaan Bersatu di Desa Sungai Belida OKI

Petugas lalu menyuruh Ibrahim menunjukkan barang-barang milik korban Hendri yang dia rampok. Namun pelaku melakukan perlawanan bahkan berusaha merampas senjata api milik petugas. “Karena membahayakan keselamatan petugas dan beberapa warga yang ada di sekitar, pelaku terpaksa kita lakukan tindakan tegas (ditembak), “katanya. Polisi mengamankan barang  bukti berupa 1 (satu) buah handphone Android, dua (dua) bilah senjata tajam jenis pisau dan parang, 1(satu) pucuk senjata api rakitan atau senpira beserta tiga butir amunisi aktif jenis caliber 9 mm. (fdl/krw)

BACA JUGA =  Menghilang dari Rumah Kakek Tamrin Ditemukan Sudah Jadi Mayat. Warga Kikim Barat Lahat Heboh

 

Tentang sihaj

Baca Juga

Kembali Sopir Online Jadi Korban Perampokan Penumpangnya.Tewas Mengenaskan Dengan Tubuh Penuh Luka Tusukan

Kedua tersangka perampokan yang berhasil ditangkap massa dan barang bukti satu unit mobil Toyota Avanza …

Tinggalkan Balasan