Atap Rumdin Bupati OKI Ambruk. Penyebabnya Akan Diselidiki Tim Investigasi

oleh -149 views

Banyak warga yang tinggal di Kayuagung penasaran dan mendatangi rumah dinas Bupati OKI yang ambruk bagian atapnya tersebut. foto:ist.

KAYUAGUNG (Kabar Rakyat)– Ramai berita beredar di media sosial (medsos) bubungan atau atap rumah dinas (rumdin) Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan ambruk. Ternyata itu benar terjadi. Peristiwa ambruknya atap rumah dinas Bupati OKI itu terjadi Selasa (27/2) sekitar pukul 19.00 WIB. Beruntung dalam insiden itu tidak disebutkan ada korban.

Kabag Program Pemkab OKI, Madani ST ketika dikonfirmasi soal tersebut (ambruknya atap), dia tidak mau mengaitkan kejadian itu dengan suhu politik saat ini. “Kami (Pemkab) sedang berupaya mencari tahu penyebabnya. Ini murni musibah. Kami langsung mengamankan karena ini rumah jabatan,” katanya kepada wartawan saat berada di lokasi, Kamis (27/2) malam.

BACA JUGA =  Ada Apa Dengan BPN OKI? Masak... 5 Tahun Ngurus Sertifikat Tanah Masjid dan Ponpes Belum Selesai Juga

Hasil identifikasi sementara, bubungan rumah dinas yang ambruk terbuat dari rangka baja dan atapnya berbahan keramik. Padahal  garansi rangka baja itu 15 tahun. Namun Madani tidak mau berkomentar lebih jauh. Dia menunggu hasil investigasi pihak Pemkab OKI untuk mengetahui penyebab ambruknya atap rumdin tersebut.

Dikonfirmasi terpisah, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) OKI, H Solahudin Djakfar mengatakan, peristiwa ambruknya atap rumah dinas sebaiknya tidak dibawa ke ranah klenik politik ataupun sejenisnya, melainkan lebih memerhatikan dari segi teknis bangunan tersebut.

BACA JUGA =  Waw..Ekektabilitas Dodi-Giri Terus Naik Ungguli HDMY. LSI Denny JA Rilis Hasil Survey

Sedangkan di dunia maya, netizen juga banyak berkomentar terkait ambruknya atap rumdin Bupati OKI itu. Berikut komentar netizen di medsos terkait musibah ambruknya atap rumdin Bupati OKI itu.

“Rumah pun akan roboh saat tidak ada tuannya (bupati petahana),” tulis salah satu akun di WhatsApp, @newrompas87 dan @septianvirgo.

Di akun Facebook, komentar warganet juga membanjiri ambruknya atap rumah dinas bupati. Pada akun FB Akmy menulis, ada  komentar “Baru ditinggal 10 hari la (sudah) roboh….. Pendopoan pun tak rela ditinggalkan (tuannya).” Sementara, akun Made Suarsa tertulis, “Mungkin (bangunannya) termakan usia”. (nis/sn/krw)

BACA JUGA =  MUARA ENIM KEMBALI RAIH PIALA ADIPURA KATEGORI KOTA KECIL TERBERSIH