Ada Dugaan Pegawai Honorer yang Tewas itu Sengaja Ditabrak. Sopir Truk Maut Masih Diburu Petugas Kepolisian

oleh -389 views

 

Jenazah Ady Saputra usai kejadian masih tergeletak di jalan raya di tempat kejadian perkara. foto:tribun/net

PALEMBANG (Kabar Rakyat)– Peristiwa tewasnya pegawai honorer Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang, Ady Saputra (27), Kamis (8/2) Sekitar pukul 10.15 WIB yang terjadi di Jln. Soekarno Hatta tepatnya di depan Bengkel Las Citra Tehnik Mandiri Palembang saat ini masih dalam penyelidikan petugas Laka Lantas Polresta Palembang.
Diduga sang sopir truk nomor polisi (nopol) BG 8077 FC warna Hijau tahun 2012 itu sengaja menabrakan mobilnya  kearah  Ady (korban) sehingga membuatnya tewas di tempat.
Kasat Lantas Polresta Palembang Kompol Yudha melalui Kasubnit Laka Lantas Ipda Sucipto mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pengembangan. “Kita masih meminta keterangan teman korban yang pada saat kejadian berada di lokasi kejadian, dan kita juga masih melakukan penyelidikan dan pengembangan, karena sejauh ini baru ada satu saksi pada saat kejadian tersebut,”jelasnya, Jumat (9/2) sore.
Dijelaskan Sucipto, hari nahas itu korban bersama  rekannya, Heboh Beri Susanto (25) sedang  berpatroli. Ditengah perjalanan korban dan rekannya hendak menyetop mobil truk, yang datang dari arah simpang Pallem menuju ke Pakjo Ujung.
Namun  sopir truk yang diketahui bernama Dedi Setiawan (36) tidak mau menghentikan laju kendaraannya. Diduga sempat bersitegang antara sopir truk dan korban . Tetapi sopir truk tetap menolak untuk dihentikan.
“Dari keterangan saksi, sang sopir memang sempat akan menabrak mobil yang dikendarainyya ke sepeda motor yang digunakan korban dan saksi, karena tidak mau berhenti. Membuat korban pun turun dan menghadang mobil, tetapi sang sopir dengan nekat menabrakan mobilnya kearah korban sehingga membuat korban meninggal ditempat.” ujarnya.
Masih menurut Sucipto, setelah menabrak korban, sopir pun langsung meninggalkan korban yang kemudian dikejar oleh rekan korban. Saat berada di lampu merah sopir meninggalkan kendaraannya dan melarikan diri. “Mereka ini, menyetop mobil truk tersebut karena melihat kir truk itu  sudah mati,” jelas Sucipto.
Darimana tahu nama sopir truk itu, kan belum ditangkap? Sucipto mengungkapkan, pihaknya memeriksa truk yang ditinggalkan sopir itu. Di dashboard petugas menemukan surat tilang dari Polres Lampung Selatan atas nama Dedi Setiawan warga Desa Tanjung Lombo Ayap dengan Nopol BG 8077 FC warna Hijau. “Surat tilang ini sendiri sudah cukup lama pada tahun 2016, petugas pun sudah mendatangi rumah korban yang berada di Lampung tapi yang bersangkutan tidak ada di rumah ,” jelas Sucipto. (fdl/krw)

BACA JUGA =  Hujan Lebat disertai Angin Kencang, Ambruk kan Rumah Warga Jua-jua Kayuagung