9 Pedang Nabi Muhammad SAW Tersimpan Baik di Museum Topkapi, Istambul

oleh -512 views
Ilustrasi: perang antara pasukan kaum muslimin melawan pasukan kafir. foto:net

Ilustrasi: perang antara pasukan kaum muslimin melawan pasukan kafir. foto:net

    Seperti yang dituliskan dalam sejarah, Nabi Muhammad SAW, beberapa kali memimpin perang melawan pasukan kaum kafir Quraisy dan orang-orang yang memusuhi Islam. 

Rasullah selain dikenal sebagai manusia yang memiliki budi pekerti yang luhur serta penyayang terhadap manusia ternyata sangat tegas ketika Allah Swt dihina, Alquran dilecehkan serta umat muslim dizholimi.

Dalam beberapa perang membuktikan ternyata manusia pilihan yang dijuluki Al Amin (orang terpercaya,red) itu merupakan panglima yang sangat piawai dan jenius. Terbukti dalam beberapa kali perang , pasukan yang dipimpin Rasullah selalu menang gemilang walaupun jumlah pasukannya kalah jauh dengan pasukan musuh.

Tercatat satu kali pasukan Rasullah kalah, yakni pada Perang Uhud. Itupun sebenarnya pasukan muslim sudah menang walaupun hanya berjumlah 700 pasukan melawan pasukan Quraisy yang berjumlah 3000 pasukan. Kekalahan disebabkan  karena tidak konsistennya para pasukan pemanah yang turun ke bukit untuk berebut ghanimah (harta rampasan perang) saat pasukan itu berhasil memukul mundur pasukan Quraisy. Rupanya ada lagi serangan lanjutan dari pasukan Quraisy yang menyebabkan 70 muslim gugur termasuk paman nabi, Hamzah bin Abdul Muthalib. Bahkan Rasullah juga luka di keningnya dan gigi gerahamnya copot akibat serangan itu.

Sekilas soal perang yang dipimpin Rasullah. Tentu dalam berperang ada pedang yang ada di tangan. Nah..tercatat ada 9 pedang yang pernah digunakan Rasullah ketika hidup dan sekarang pedang tersebut masih ada.

Berikut nama-nama pedang yang pernah digunakan Nabi Muhammad SAW.

1. Al Ma’thur

Al Matthur
Ada juga yang menyebutnya ‘Ma’thur Al-Fijar’ .Berbentuk blade dengan panjang 99 cm. Gagangnya terbuat dari emas dengan bentuk berupa 2 ular yang berlapiskan emeralds dan pirus. Dekat gagang pedang ada  itu ukiran tulisan Arab  ‘Abdallah bin Abd al-Mutalib’.

Pedang ini telah dimiliki Nabi Muhammad SAW sebelum menerima wahyu yang pertama di Mekah. Pedang ini warisan  ayahnya, Abdullah bin Abdul Mutholib. Pedang ini dibawa nabi saat hijrah dari Mekah ke Medinah. Pedang ini akhirnya diberikan Rasullah kepada Ali bin Abi Thalib, sepupu sekaligus menantu nabi. Pedang ini masih utuh dan tersimpan dengan baik  di Museum Topkapi, Istanbul.

2. Al Adb

Al Adb
Al-‘Adb, nama pedang ini, berarti “memotong” atau “tajam.” Pedang ini dikirim ke para sahabat Nabi Muhammad SAW sesaat sebelum Perang Badar. Dia menggunakan pedang ini di Perang Uhud dan pengikut-pengikutnnya menggunakan pedang ini untuk menunjukkan kesetiaan kepada Nabi Muhammad SAW. Sekarang pedang ini berada di masjid Husain di Kairo Mesir.

3.Dhu Al Faqar

Dhu Al Faqar
Pedang Dhu Al Faqar hasil rampasan pada waktu perang Badar. Dan dilaporkan bahwa Nabi Muhammad SAW memberikan pedang ini kepada Ali bin Abi Thalib, yang kemudian Ali mengembalikannya ketika Perang Uhud dengan bersimbah darah dari tangan dan bahunya, dengan membawa Dhu Al Faqar di tangannya. Banyak sumber mengatakan bahwa pedang ini milik Ali Bin Abi Thalib dan keluarga. Berbentuk blade dengan dua mata.

4.Al Battar

Al BattarAl Battar adalah sebuah pedang Nabi Muhammad SAW sebagai hasil rampasan dari Banu Qaynaqa. Pedang ini disebut sebagai ‘Pedangnya para nabi‘, dan di dalam pedang ini terdapat ukiran tulisan Arab yang berbunyi : ‘Nabi Daud AS, Nabi Sulaiman AS, Nabi Musa AS, Nabi Harun AS, Nabi Yusuf AS, Nabi Zakaria AS, Nabi Yahya AS, Nabi Isa AS, Nabi Muhammad SAW’. Di dalamnya juga terdapat gambar Nabi Daud AS ketika memotong kepala dari Goliath, orang yang memiliki pedang ini pada awalnya.

Di pedang ini juga terdapat tulisan yang diidentifikasi sebagai tulisan Nabataean. Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan panjang 101 cm. Dikabarkan bahwa ini adalah pedang yang akan digunakan Nabi Isa AS kelak ketika dia turun ke bumi kembali untuk mengalahkan Dajjal.

gambar ukiran nama-nama para nabi di dalamnya :
Al Battar-2Al Batar-3Al batar prophets
gambar Nabi Daud AS memenggal kepala Goliath:
Al Batar Figure
5.Hatf

Al Hatf
Pedang Hatf adalah hasil rampasan dari Banu Qaynaqa. Dikisahkan bahwa Nabi Daud AS mengambil pedang ‘Al Battar’ dari Goliath sebagai rampasan ketika dia mengalahkan Goliath tersebut pada saat umurnya 20 tahun. Allah SWT memberi kemampuan kepada Nabi Daud AS untuk ‘bekerja’ dengan besi, membuat baju baja, senjata dan alat perang, dan dia juga membuat senjatanya sendiri. Dan Hatf adalah salah satu buatannya, menyerupai Al Battar tetapi lebih besar dari itu. Dia menggunakan pedang ini yang kemudian disimpan oleh suku Levita (suku yang menyimpan senjata-senjata barang Israel) dan akhirnya sampai ke tangan Nabi Muhammad SAW. Sekarang pedang ini berada di Musemum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade, dengan panjang 112 cm dan lebar 8 cm.

6.Al Mikhdham
Al Mikhdham
Ada yang mengabarkan bahwa pedang ini berasal dari Nabi Muhammad SAW yang kemudian diberikan kepada Ali bin Abi Thalib dan diteruskan ke anak-anaknya Ali. Tapi ada kabar lain bahwa pedang ini berasal dari Ali bin Abi Thalib sebagai hasil rampasan pada serangan yang dia pimpin di Syria. Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan panjang 97 cm, dan mempunyai ukiran tulisan Arab yang berbunyi: ‘Zayn al-Din al-Abidin’.

BACA JUGA =  SMSI Kota Prabumulih Resmi Terbentuk. Donni Terpilih Sebagai Ketua

7.Al Rasub

Al RasubPedang ini juga disimpan di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan panjang 140 cm, mempunyai bulatan emas yang di dalamnya terdapat ukiran tulisan Arab yang berbunyi: ‘Ja’far al-Sadiq’.

8.Al Qadib
Al QabidAl-Qadib berbentuk blade tipis sehingga bisa dikatakan mirip dengan tongkat. Ini adalah pedang untuk pertahanan ketika bepergian, tetapi tidak digunakan untuk peperangan. Ditulis di samping pedang berupa ukiran perak yang berbunyi syahadat: “Tidak ada Tuhan selain Allah, Muhammad Rasul Allah – Muhammad bin Abdallah bin Abd al-Mutalib.” Tidak ada indikasi dalam sumber sejarah bahwa pedang ini telah digunakan dalam peperangan. Pedang ini berada di rumah Nabi Muhammad SAW dan kemudian hanya digunakan oleh khalifah Fatimid.

BACA JUGA =  Tragis!!!! Dua Wartawan di Sumut Tewas Dibunuh Secara Sadis. PWI Pusat Minta Kapolri Usut dan Tangkap Pelaku

Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Panjangnya adalah 100 cm dan memiliki sarung berupa kulit hewan yang dicelup.

9.Qal’a

Al QalaPedang ini dikenal sebagai “Qal’i” atau “Qul’ay.” Nama yang mungkin berhubungan dengan tempat di Syria atau tempat di dekat India Cina. Ulama negara lain bahwa kata “qal’i” merujuk kepada “timah” atau “timah putih” yang di tambang berbagai lokasi. Pedang ini juga diperoleh sebagai rampasan dari Bani Qaynaqa. Ada juga yang melaporkan bahwa kakek Nabi Muhammad SAW menemukan pedang ini ketika dia menemukan air Zamzam di Mekah.

BACA JUGA =  Can Habisi Nyawa Temannya Sendiri, Kesal Sering Diejek Duda

Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul.

Museum Topkapi, Istambul, Turki. foto:net

Berbentuk blade dengan panjang 100 cm. Didalamnya terdapat ukiran bahasa Arab berbunyi: “Ini adalah pedang mulia dari rumah Nabi Muhammad SAW, Rasul Allah.” Pedang ini berbeda dari yang lain karena pedang ini mempunyai desain berbentuk gelombang.(sihat/usna.edu/kaskus/berbagai sumber)

foto -foto : Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi (Cairo: Hijr, 1312/1992).