Difitnah Melakukan Korupsi, Tim Kuasa Hukum Sarimuda Lapor ke Polresta

oleh -122 views

Tim Kuasa hukum Sarimuda saat melapor ke Polresta Palembang, Minggu.foto:pn/ist/net.

PALEMBANG (Kabar Rakyat)-Semakin dekat hari pencoblosan 27 Juni 2018, kampanye hitam semakin banyak dilakukan. Tujuannya tak lain agar image calon jatuh di mata masyarakat. Tak terkecuali Calon Walikota Palembang Nomor Urut 2, Ir H Sarimuda MT, juga terkena kampanye hitam lawan politiknya.

Sarimuda difitnah telah melakukan korupsi. Hal itu dimuat dalam selebaran yang dibagikan kepada masyarakat. Dituding demikian membuat Sarimuda yang merupakan Ketua Umum Forum Amal Kematian (Fakem) Darussalam itu melalui tim advokasinya melapor ke SKPT Polresta Palembang.

BACA JUGA =  Wakil PN Kayuagung Dijabat Edi D Sembiring

Melalui tim kuasa hukumnya, Febriansyah Azhar, menceritakan awal  kejadian fitnah terhadap Sarimuda itu terjadi pada Rabu (25/04/2018), sekitar pukul 20.46 WIB  di Kantor Komisi Pemilihsn Umum (KPU) Palembang yang terletak di Jalan Mayor Santoso
Kelurahan 20 Ilir Kecamatan Ilir Timur (IT) I, Palembang.

Saat itu beberapa pria yang diketahui berinisial  AR, RD, ID, SK, SH dan FT, telah memposting kegiatan demo mereka di depan Kantor KPU Palembang di Facebook. Perbuatan mereka telah  mencemarkan nama baik Sarimuda karena surat yang mereka sebarkan isinya menuduh Sarimuda telah melakukan korupsi. “ Kami melaporkan terlapor (AR, RD, ID, SK, SH dan FT, Red) dengan tuduhan pencemaran nama baik melalui medsos, dengan pasal 310, 311 KUHP, Jo Pasal 27 Ayat 3 dan Pasal 45 ayat 3 UU No 11 Tahun 2008,” ujar Febriansyah seperti dikutip dari Pencanangnews. Febri saat melapor  ditemani dua orang rekannya sesama advokat.

BACA JUGA =  Empat Kades Airsugihan Dilantik Wabup OKI. Sugeng Perjuangkan Bangun Jembatan Penghubung

Febri berharap polisi segera bertindak untuk memproses terlapor karena mereka telah membuat nama baik klien mereka (Sarimuda) tercemar juga telah memfitnah Sarimuda melakukan korupsi. Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, melalui Kasubag Humas AKP Andy Haryadi , menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan tersebut. (sihat/krw)