Breaking News
Home / Ekonomi / 40 Persen Koperasi di OKI Tidak Aktif

40 Persen Koperasi di OKI Tidak Aktif

Kepala Bidang Bina Usaha Kelembagaan dan SDM KUKM, Dinas koperasi UKM dan Perindustrian OKI,  M Rusdan SE. foto:nis/krw.

KAYUAGUNG (Kabar Rakyat)- Sebanyak 40 persen koperasi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan tidak aktif. Semuanya tersebar di beberapa Kecamatan di OKI. Adapun jumlah koperasi hingga sekarang sebanyak 449 koperasi.
Hal ini dikatakan Kepala Dinas koperasi UKM dan Perindustrian, Drs Ahyar Alihanafiah melalui, Kepala Bidang Bina Usaha Kelembagaan dan SDM KUKM, M Rusdan SE, saat dibincangi Koran ini, kemarin (7/2). Menurut dia, sejumlah koperasi yang ada sekarang ini dan terdata ada yang aktif, kurang aktif dan tidak aktif.
” Dari jumlah koperasi ada sebanyak 40 persennya tidak aktif. Yakni terkendala dengan sumber daya manusianya,” ujarnya.

BACA JUGA =  Gila! Ternyata Otak Perampokan dan Pembunuhan Sopir Gocar, Oknum Mahasiswa Unsri. Kapolda: Hidup atau Mati Pelaku Akan Ditangkap

Rusdan mengungkapkan, dari kendala sumber daya manusia  (SDM) tersebut membuat koperasi tidak aktif. Dimana SDM seharusnya dapat membaca peluang usaha sehingga dengan begitu koperasi dapat maju dan aktif. Koperasi itu disebut aktif apabila kelembagaannya aktif yakni Rapat Anggota Tahunan (RAT) nya jalan, begitu pula usahanya. Sedangkan koperasi disebut kurang aktif apabila usahanya tidak jalan termasuk RAT tidak dilaksanakan.

Koperasi itu masih kata dia, untuk usaha yaitu bisa bidang karet, kelapa sawit, simpan pinjam, warung serba ada (waserba) dan sebagainya. Untuk koperasi ini petugas kantor selalu melaksanakan sosialisasi termasuk rapat koordinasi di kabupaten/provinsi dengan tujuan agar koperasi maju. ” Nah, dari 449 koperasi yang ada termasuk juga ada 135 koperasi yang terbentuk dari program pemerintah, 1 desa 1 koperasi,” terangnya.

BACA JUGA =  2 Perampok Tewas Ditembak, 2 Menyerah Setelah Tertembak. Aksi Jajaran Polres OKU Timur Basmi Penjahat Meresahkan

Lanjutnya, mengenai program
Pemkab OKI ini telah dilaksanakan sejak tahun 2015, 2016, 2017 dan tahun 2018 ini. Sehingga berjumlah 135 koperasi diantaranya ada sebanyak 38 koperasi lagi yang masih proses yakni belum terbit badan hukumnya. Tetapi ditahun ini selesai semua. Seperti di Kecamatan Cengal ada 5 koperasi dan Air Sugihan sebanyak 6 itu masih dalam proses pemberkasan. Lalu untuk di Kecamatan Sungai Menang ada 7 koperasi yang masih dalam proses penyuluhan dan pemberkasan. Sedangkan sisanya lagi masih tahap penyuluhan dan notaris.

BACA JUGA =  Gubernur Sumsel Berikan Dua Penghargaan pada Bupati OKU .

Ditambahkan, adapun tujuan dari terbentuknya koperasi adalah memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur berlandaskan Pancasila dan UUD 1945. (nis/krw).

Tentang sihaj

Baca Juga

Kembali Sopir Online Jadi Korban Perampokan Penumpangnya.Tewas Mengenaskan Dengan Tubuh Penuh Luka Tusukan

Kedua tersangka perampokan yang berhasil ditangkap massa dan barang bukti satu unit mobil Toyota Avanza …

Tinggalkan Balasan